Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Melawan Saat Ditangkap, DPO Maling Ternak Ditembak Mati
Rabu, 09-08-2017 | 02:14 wib
Oleh : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Yl, pria berusia 35 tahun, warga Desa Ranu Bedali, Kecamatan Randuagung, Lumajang, akhirnya tewas tertembus timah panas anggota Buru Sergap Polres Probolinggo.

Usai diidentifikasi, jenasah pelaku selanjutnya disemayamkan di kamar mayat Rumah Sakit Waluyojati Kraksaan. Keluarga pelaku tak percaya, penangkapan di rumahnya pada Selasa dini hari, justru tewas di tangan polisi. 
 
Pelaku merupakan DPO atas kasus pencurian hewan ternak di beberapa TKP di Probolinggo, saat ini polisi masih memburu 3 pelaku lain, sedangkan 1 pelaku sudah diganjar hukuman penjara.
 
Dari hasil visum, korban mengalami luka tembak pada bagian dada kanan dan kiri.
 
Kronologis penangkapan, pelaku Yl sudah menjadi DPO sejak tahun 2013, atas kasus pencurian hewan di wilayah hukum Polsek Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo.
 
Satu pelaku ditangkap hidup, sedangkan 4 pelaku lain menjadi DPO. Hasilnya polisi berhasil menangkap Yl di rumahnya namun pada saat hendak dibawa pelaku melawan dengan memukul petugas dan hendak merampas senjata api.
 
Menurut Kapolres Probolinggo, AKBP Arman Asmara Syarifuddin, dalam kasus curwan ini ada 5 komplotan, 1 orang ditangkap hidup - hidup, 1 orang tewas ditembak polisi dan 3 orang masih buron.
 
Yl terakhir melakukan aksinya di Desa Gunung Geni, Kecamatan Tegal Siwalan, mencuri ternak sapi milik warga. Petugas menghimbau agar 3 pelaku lain yang buron agar segera menyerahkan diri ke kantor kepolisian Polres Probolinggo.(end)

Berita Terkait


Melawan Saat Ditangkap, DPO Maling Ternak Ditembak Mati


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber