Berita Terbaru :
Rusunawa Pesantren Jombang Siap Tampung 80 Pemudik
Jelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Dapur Naik
   

Ajang Promosi, Situbondo Gelar Festival Kopi Luwak Juara Dunia
Tapal Kuda Dan Madura  Minggu, 10-09-2017 | 07:16 wib
Reporter : Andi Nurcholis
Situbondo pojokpitu.com, Pemerintah Daerah Situbondo kini terus gencar mem-branding Kopi Luwak Juara 1 sedunia . Kopi luwak milik para petani di Desa Kayu Mas Kecamatan Arjasa Situbondo ini, memiliki cita rasa cukup berbeda dari kopi luwak di beberapa daerah di Indonesia .

Di tangan kelompok tani tersebut, binatang luwak memfermentasi biji kopi menjadi kualitas unggul. Kualitas rasa kopi luwak ini, memiliki 11 rasa berbeda. Cita rasa secangkir kopi hitam ini, telah teruji dan diakui oleh para juri di ajang dunia.
 
Penanaman kopi secara organik ini banyak diburu oleh binatang luwak untuk makanan mereka setiap hari. Kotoran binatang tersebut, yang kemudian diolah oleh para petani untuk menjadi juara nasional dan juara dunia.
 
"Dibanding kopik luwak milik PTPN Kayu Mas, kopi luwak petani tidak terlalu mahal. Untuk bisa meminum kopi tersebut, kelompok tani memberikan harga terendah Rp 5 ribu hingga kualitas super mencapai Rp 50 ribu untuk secangkir kopi luwak.  Sementara untuk produk kopi luwak berat 250 gramnya dihargai Rp 400 ribu," tutur Dedy Suryadi, Sekretaris Kelompok Tani Kupi Luwak.

Dadang Wigiarto , Bupati Situbondo, mengatakan, pihak pemerintah daerah terus gencar mempromosikan kopi unggulan tersebut. Brending kopi luwak ini bisa dikenal di beberapa daerah dalam setiap berbagai macam even festival dan pameran.(end)
 


Berita Terkait

300 Peserta, Ikuti Lomba Sangrai Kopi Luwak Juara Dunia

Ajang Promosi, Situbondo Gelar Festival Kopi Luwak Juara Dunia
Berita Terpopuler
Jelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Dapur Naik
Ekonomi Dan Bisnis  1 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber