Berita Terbaru :
Akses Eks Lokalisasi Dadapan Sumberejo Ditutup Portal
Sekolah Shift Untuk Redakan Kejenuhan Siswa
Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya
   

TIDAK BENAR, Kemarau Panjang di Tahun 2019 Hingga 2022
Politik  Jum'at, 06-10-2017 | 13:33 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Badan Metereologi, Klimatologi, Dan Geofisika (BMKG) membantah informasi yang menyebut bahwa dunia akan mengalami kemarau panjang mulai 2019 hingga 2022 mendatang. BMKG menegaskan berita tersebut tidak benar dan BMKG tidak pernah menyampaikan ataupun menyebarluaskan informasi tersebut.

Pernyataan disampaikan langsung pelaksana tugas (Plt) Kepala BMKG Widada Sulistiyo, usai membuka peresmian kantor Unit Pelaksana Teknis (Upt) BMKG Tuban, Jawa Timur.

Menurutnya berita seperti itu hanyalah isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan dan bahkan membohongi masyarakat. Sebab akurasinya sangatlah diragukan. Selain itu, BMKG baru mampu membuat prediksi sampai waktu satu tahun atau enam bulan ke depan, itupun bersifat fleksibel.

"Sampai saat ini, belum ada informasi prediksi musim kemarau yang bisa memprediksikan sampai lebih dari satu tahun. Sehingga kami meminta agar masyarakat tidak terpengaruh ataupun menghiraukan informasi yang berkembang tersebut," kata Widada.

Selain dari itu, BMKG hanya memprediksi bahwa tahun depan kemarau akan terjadi lebih panjang daripada tahun ini.

Seperti diketahui bahwa belakangan ini, masyarakat tengah diresahkan dengan beredarnya pesan berantai di media sosial yang menyebut adanya ancaman kemarau panjang di dunia. Berikut isi pesan berantai yang meresahkan dan beredar di masyarakat tersebut:

Badan meteorologi dan geofisika menyatakan bahwa akan terjadi kemarau panjang yang akan melanda dunia. Diperkirakan kemarau panjang tersebut akan dimulai tahun 2019 hingga 2022. Cadangan air dunia saat ini hanya tersisa 3% saja. (pul)

Berita Terkait

Hadapi Musim Kemarau, Petani Pasang Aliran Listrik Pompa

Kemarau Panen Mawar Turun 50 Persen

Fenomena Musim Kemarau, Muncul Ladang Garam di Tengah Hutan

Kemarau Berkah Bari Pemburu Buah Randu di Lereng Wilis
Berita Terpopuler
Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya
Covid-19  2 jam

Sekolah Shift Untuk Redakan Kejenuhan Siswa
Pendidikan  56 menit



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber