Berita Terbaru :
Mengaku Rugi Rp 2,3 Miliar, Arema Fc Akan Berlatih 1 Juni
Tebing Sungai Longsor Setiap Hujan Datang, Warga Kian Resah
Terhambat Status Keadaan Darurat, DPRD Tunda Sidang Pembahasan LPKJ
Hadang Penyebaran Covid 19 Warga Berlakukan Satu Pintu Masuk
Pandemi Covid-19, Gebyar Labuhan Sarangan Ditiadakan
Info Terbaru, Indonesia Datangkan 20 Alat PCR Dari Swiss
Penipuan Masker Melalui Online Senilai Rp 250 Juta, Begini Modusnya
Gubernur Berharap Wabah Covid 19 Segera Berakhir
Begini Pengakuan Pasien Sembuh Corona, Resepnya Makan Banyak
Tentang Meningitis, Penyakit yang Membuat Glenn Fredly Meninggal
Tuhan, Jagain Mas Glenn ya, Aku Sayang Banget Sama Dia
KAI Daop 7 Wajibkan Penumpang Gunakan Masker
Dishub Pamekasan Cek Penumpang Kendaraan Pribadi di Terminal Barang
Polres Malang Pasok Darah Untuk Kebutuhan PMI
Pelajar SMK Bikin Ribuan Masker, Kemudian Dibagikan Gratis
   

Melihat Anaknya Ditangkap Densus 88, Supriadi Shock
Peristiwa  Selasa, 24-10-2017 | 18:14 wib
Reporter : Heru Kuswanto
Ponorogo pojokpitu.com, Supriadi, orangtua terduga teroris Hindrasti Wijanarko, warga Desa Balong, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, langsung shock, setelah mengetahui anak pertamanya tertangkap Densus 88.

Atas penangkapan tersebut, ia masih tetap tidak percaya atas tuduhan petugas Densus 88 ke Hindrasti Wijanarko, terkait keterlibatannya teroris.

Menurut Supriadi, anak pertamanya ini tidak terlibat teroris, sebab hampir setiap hari, ia mengetahui aktifitas anaknnya, mulai dari bekerja hingga ia beribadah di masjid terdekat.

Setiap hari, Hindrasti Wijanarko yang memiliki anak 2 ini bekerja sebagai tukang tower di wilayah Ponorogo. Ia tidak pernah keluar rumah, selain untuk bekerja.

Atas perisitiwa penangkapan anaknya tersebut, ia kawatir penangkapan tersebut menyalahi prosedur. Ia tidak mau penangkapan ini dijadikan sebagai kepentingan politik, sebab sepengetahuannya, anaknya tidak terlibat teroris.

Sementara diketahui , Tim Densus 88 melakukan pengintaian terhadap terduga teroris Hindrasti Wijanarko di rumahnya selama 8 bulan lamanya. Selasa siang ini, Tim Densus 88 langsung menangkap terduga teroris Hindrasti Wijanarko di salah satu swalayan di Kecamatan Balong dan dibawa ke markas Brimob Madiun.(end)

Berita Terkait

Densus 88 Geledah Rumah dan Kios Pelaku Perampokan Toko Mas

Densus 88 Geledah Rumah Ilham Fauzan

Melihat Anaknya Ditangkap Densus 88, Supriadi Shock

Waspadai, Teroris Purwakarta Siap Meledakan Pos Polisi
Berita Terpopuler
Jelang Puasa dan Dampak Corona, Harga Daging Naik
Ekonomi Dan Bisnis  8 jam

Aplikasi Ini Tawarkan Gratis Kuota Selama di Rumah Saja
Teknologi  13 jam

Tebing Sungai Longsor Setiap Hujan Datang, Warga Kian Resah
Peristiwa  11 menit

FK Unair Sumbang Washable Hazmat ke RSUD dr Soetomo
Metropolis  9 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber