Berita Terbaru :
Kendaraan yang Terlambat Bayar Pajak Selama 5 Tahun Bebas Denda
Warga Tetap Protes Kendaraan Berat Mengaspal di Jalan Raya Munggut
Longsor, Batu Raksasa Tutup Jalan Raya Ngebel
Tidak Ada Penutupan Jalan, Hanya Dibuat Satu Arus
Bupati Suprawoto Sapa Pasien Covid-19 Yang Sembuh
Tragis, 2 Remaja Bojonegoro Tenggelam Saat Mandi di Sungai
Polisi Bubarkan Aktifitas Pasar Sapi Jember
Diterjang Puting Beliung Puluhan Rumah Rusak Parah
Komunitas Yutuber Mojokerto Berikan Kado dan Dukungan Untuk Tim Medis
Pasien Dalam Pengawasan Covid 19 Asal Jombang Meninggal Dunia
Syarat Pasien Sembuh Covid-19, Pelayanan Medis Harus Bagus
Bondowoso Satu Keluarga Tewas Masuk Septic Tank 20 Meter
Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penutupan Pasar Kapasan Ditunda
Pemprov Jatim Anggarkan Rp 2,3 Triliun Untuk Penanganan Covid19
Polisi dan Bonek Sterilisasi dan Bagi Nasi Untuk Ojol
   

Ternak Kelinci Janjikan Penghasilan Dalam Tempo Singkat
Ekonomi Dan Bisnis  Senin, 13-11-2017 | 23:15 wib
Reporter : Sujarismanto, Agung Prawoto
Pacitan pojokpitu.com, Berawal dari hoby, seorang warga di Kelurahan Sidoharjo Pacitan sukses beternak kelinci. Hanya bermodal satu pasang kelinci, kini ia sudah memiliki ratusan ekor kelinci hanya dalam tempo singkat.

Adalah Suparno, warga Barehan Kelurahan Sidoharjo Pacitan, memulai usaha budidaya kelinci sejak 2 tahun silam. Berawal dari 1 pasang indukan kelinci , kini jumlahnya sudah mencapai ratusan ekor. Perbulanya, ia mampu menjual 20-30 ekor kelinci potong atau pedaging ke wilayah luar kota seperti Ponorogo dan kota lainya.

Untuk memelihara kelinci, memang tidak terlalu rumit. Yang perlu di persiapkan hanyalah  kandang tempat pemeliharaan, serta ketersediaan pakan bekatul dan daun. Perkembangbiakan kelinci yang cepat menjadi salah satu keuntungan.

Bagaimana tidak, dalam jangka waktu 23 hari setelah masa kawin, indukan kelinci ini mampu melahirkan 2-3 ekor anak kelinci. Setelah umur sekitar 3 bulan, kelinci sudah berbobot sekitar 2 kilogram. Saat itulah, kelinci potong ini siap dipasarkan.

Untuk menghindari penyakit, pemberian vaksin pada kelinci perlu di lakukan, agar daging konsumsi nantinya mempunyai mutu tinggi. Dalam sekali setor kelinci pedaging, Suparno bisa meraup omset hingga Rp 1,5 juta perbulan.(pul)


Berita Terkait

Libur Nataru, Permintaan Daging Kelinci Meningkat Tajam

Ratusan Peternak Ikuti Kontes Kelinci

Kreatif, Sulap Kulit Kelinci Menjadi Sandal dan Tas Cantik

Ratusan Peserta Ikut Kerapan Kelinci
Berita Terpopuler
Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penutupan Pasar Kapasan Ditunda
Metropolis  4 jam

Kata Pasien COVID-19, Virus Corona Bukan Soal Penyakit Saja
Covid-19  9 jam

Dampak Covid-19, 34 Warga Binaan Madiun Dibebaskan
Hukum  16 jam

Polres Blitar Kota Ungkap 295 Kasus Dalam Operasi Pekat
Peristiwa  15 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber