Berita Terbaru :
Libur Panjang, Polisi Sweeping Kendaraan di Batas Kota Antisipasi Penyebaran Covid
Pemulihan Ekonomi Dari Covid 19, Petani Keramba Apung Dapat Bantuan Bibit Lobster
Libur Panjang, Pelayanan Rapid Tes di Stasiun Meningkat
Daop 7 Tambah 4 Perjalanan Kereta Api Selama Libur Panjang
Tempat Wisata di Jalur Jatim Jateng Dipenuhi Pengunjung
Ratusan Kaum Milenial di Jatim Mengikuti Lomba Cipta Lagu Partai Golkar
Antisipasi Penyebaran Corona Saat Libur Panjang, Petugas Awasi Tempat Wisata
Ditutup Peziarah Makam Gus Dur Baca Tahlil di Luar
Puncak Long Weekend PT Kai Daop 8 Operasionalkan 71 Kereta
Daerah Zona Kuning Ada di 23 Kabupaten Kota
Dinas Pendidikan Harus Realisasikan Program Seragam Gratis Jangan Kembali Gagal
Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Mandek di Polda Jatim
Jamaah Ansharu Syariah Malang Demo Boikot Prancis
Ketua Tim Pemenangan MAJU: Pilwali Nyaman dan Kondusif
Lokasi Wisata Waterpark Masih Sepi
   

Komisi C Pertanyakan 40 Persen Anggaran Pembangunan Tak Terserap
Metropolis  Senin, 20-11-2017 | 19:27 wib
Reporter : Budi Prakoso
Wakil Ketua Komisi C, Buchori Imron
Berita Video : Komisi C Pertanyakan 40 Persen Anggaran Pembangunan Tak Terserap
Surabaya pojokpitu.com, Komisi C DPRD Kota Surabaya mempertanyakan kinerja 5 SKPD yang hanya menyerap anggaran 40 persen, sedangkan sisanya 60 persen masih utuh, tidak dipergunakan sama sekali. Padahal yang diberikan kepada 5 SKPD untuk membangun sarana dan prasarana Kota Surabaya, hampir Rp 1,9 trilliun.

Tidak teserapnya anggaran untuk pembangunan sarana dan prasarana di Kota Surabaya, hingga mencapai 60 persen membuat kecewa Komisi C DPRD Kota Surabaya. Padahal anggaran yang diberikan kepada 5 SKPD tersebut, semuanya mencapai Rp 1,9 triliun.

Komisi C mempertanyakan kinerja 5 SKPD, yang hanya menyerap anggaran 40 persen. Berarti 5 SKPD tersebut, tidak bisa bekerja secara maksimal dan sangat merugikan masyarakat Surabaya, terutama pembangunan box culvert, gorong-gorong hingga jalan.

Wakil Ketua Komisi C, Buchori Imron mengatakan, "Patut dipertanyakan, kenapa selama satu tahun 5 SKPD hanya menyerap anggaran 40 persen, padahal anggaran yang diberikan cukup besar demi pembangunan dan kesejahteraan warga Surabaya."

Lima SKPD yang hanya menyerap anggaran 40 persen sampai bulan Oktober 2017, antara lain Dinas CKTR dan Pematusan Rp 903 miliar terserap Rp 37,6 miliar atau 41,6 persen, Dinas Perhubungan, 265,6 miliar  terserap Rp 108 miliar atau 40,68 persen, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Rp 627,8 miliar , terserap Rp 400,6 miliar terserap 63,8 persen, Dinas Lingkungan Hidup Rp 12,8 miliar , terserap 8,5 miliar atau terserap 66,7 persen dan Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Rp 1,058 trilliun terserap Rp 438,3 miliar atau 41,4 persen. 
 
Untuk itulah, Komisi C DPRD Surabaya akan memanggil 5 SKPD yang tidak bisa menyerap anggaran sarana dan prasaran pembangunan Kota Surabaya. Guna mempertanyakan kinerja, sekaligus mempertanggungjawabkan anggaran yang masih tersisa cukup besar tersebut.(end)

Berita Terkait

Bangun Taman Ir. Sukarno, Pemkab Ngawi Alokasikan Rp 4,8 Miliar

Komisi C Pertanyakan 40 Persen Anggaran Pembangunan Tak Terserap
Berita Terpopuler
Machfud Klaim Unggul 20 Persen di Pilkada Surabaya, Poltracking Enggan Buka Suar...selanjutnya
Pilkada  11 jam

Gandeng Ulama Operasi Zebra Pelanggar Lalin dan Prokes Diberi Tausiah
Peristiwa  9 jam

Polsek Ampelgading Dipra Peradilankan
Malang Raya  10 jam

Polisi Ciptakan Laporan Kehilangan Via Aplikasi, Cegah Penyebaran Covid19
Teknologi  23 jam



Cuplikan Berita
Kapal Motor Muatan Solar Terbakar di Dermaga Pulau Gili Ketapang
Pojok Pitu

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Longsor, Kendaraan Roda 4 Tidak Bisa Melintas
Pojok Pitu

Truk Penambang Pasir Terseret Banjir Lahar Semeru
Jatim Awan

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber