Berita Terbaru :
Hasil Rapidtest 815 Karyawan Pabrik Rokok Madiun Non Reaktif
Bupati Kunjungi 8 Orang Yang Dikarantina Karena Mudik
Ratusan Pedagang di 3 Pasar Bojonegoro Ikut Rapid Test
Tambang Batu Kapur Runtuh, Alat Tambang Rusak Tertimbun
Optimalkan Laboratorium, Surabaya Tak Perlu Mobil Tes PCR
Kasus Covid 19 di Jatim Capai 4.409 Orang
PMI Kirim Bantuan Ventilator ke RS Muhammadiyah Lumajang
Manfaatkan Mobile PCR, Ratusan Petugas Medis dan Masyarakat Tulungagung Diuji Swab
Doni Monardo : Mobil PCR Untuk Provinsi Jatim, Namun Khusus Untuk Kota Surabaya
Memang, Test PCR Lebih Akurat Dibandingkan Rapid Test
Pemprov Bantah Bantuan Mobil PCR Dari BNPB Khusus Kota Surabaya
Penyakit GERD Sering Muncul Setelah Lebaran, Apa Penyebabnya?
Penjual Ketupat Matang Tetap Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19
Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19
Kapolres Cek Gudang Beras Bulog Madusari
   

Kapolda: Tiga Jenazah Teroris Masih Tunggu Hasil Tes DNA
Metropolis  Senin, 21-05-2018 | 16:25 wib
Reporter : Dewi Imroatin
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Machfud Arifin
Surabaya pojokpitu.com, Tiga jenazah korban bom bunuh diri di sejumlah gereja di Surabaya, masih berada Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim, dikarenakan masih menunggu hasil tes DNA. Kondisi jenazah yang hancur, menyulitkan proses tes DNA, tapi Kapolda Jatim menargetkan hari ini tuntas.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Machfud Arifin mengatakan, sebelumnya 10 jenazah pelaku telah berhasil teridentifikasi. Namun karena tidak kunjung diambil keluarganya, maka mereka dimakamkan di pemakaman umum. "Hari ini tinggal tiga jenazah saja yang menunggu hasil tes DNA, sedangkan yang lain sudah jelas dan sudah dimakamkan," kata Irjen Pol Machfud Arifin, Kapolda Jatim.

Machfud Arifin menyampaikan, kondisi tubuh pelaku yang hancur menyulitkan proses tes DNA, tapi pihaknya menargetkan hari ini tuntas dan segera dimakamkan.

Sementara itu, terkait anak pelaku teroris, Kapolda Irjen Pol Machfud menuturkan untuk anak pelaku ledakan bom di Rusunawa Wonocolo di Taman, Sidoarjo, yakni inisial AR (15), FP (11) dan GHA (10), salah satunya dalam posisi sekolah sehingga diserahkan pada neneknya, sedangkan yang lainnya baik anak pelaku terorisme di Polrestabes masih dalam proses perawatan intensif, baik fisik maupun mental dan psikologis.(end)

Berita Terkait

Kapolda: Tiga Jenazah Teroris Masih Tunggu Hasil Tes DNA

Makam Islam Tembok Gede Siap Terima Jenazah Teroris Dita
Berita Terpopuler
Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19...selanjutnya
Metropolis  6 jam

19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  15 jam

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Peristiwa  13 jam

Doni Monardo : Mobil PCR Untuk Provinsi Jatim, Namun Khusus Untuk Kota Surabaya
Politik  3 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber