Berita Terbaru :
Kendaraan yang Terlambat Bayar Pajak Selama 5 Tahun Bebas Denda
Warga Tetap Protes Kendaraan Berat Mengaspal di Jalan Raya Munggut
Longsor, Batu Raksasa Tutup Jalan Raya Ngebel
Tidak Ada Penutupan Jalan, Hanya Dibuat Satu Arus
Bupati Suprawoto Sapa Pasien Covid-19 Yang Sembuh
Tragis, 2 Remaja Bojonegoro Tenggelam Saat Mandi di Sungai
Polisi Bubarkan Aktifitas Pasar Sapi Jember
Diterjang Puting Beliung Puluhan Rumah Rusak Parah
Komunitas Yutuber Mojokerto Berikan Kado dan Dukungan Untuk Tim Medis
Pasien Dalam Pengawasan Covid 19 Asal Jombang Meninggal Dunia
Syarat Pasien Sembuh Covid-19, Pelayanan Medis Harus Bagus
Bondowoso Satu Keluarga Tewas Masuk Septic Tank 20 Meter
Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penutupan Pasar Kapasan Ditunda
Pemprov Jatim Anggarkan Rp 2,3 Triliun Untuk Penanganan Covid19
Polisi dan Bonek Sterilisasi dan Bagi Nasi Untuk Ojol
   

Pasca Penemuan Mayat Bayi di Hutan, Polisi Masih Minta Keterangan Orang Tua
Peristiwa  Jum'at, 25-05-2018 | 14:17 wib
Reporter : Heru Kuswanto
Ponorogo pojokpitu.com, Orang tua jasad bayi berusia lima bulan yang ditemukan tewas di hutan Ponorogo, Kamis kemarin masih menjalani pemeriksaan. Polisi masih belum bisa memastikan penyebab kematian korban, apakah memang dibunuh ibu kandungnya atau karena penyebab lain.

Hingga Jumat siang, petugas Unit PPA Satreskrim Polres Ponorogo  masih memeriksa Tutik Setiorini dan Hariyono, orang tua Febrian Gilang Ramadhani, balita berusia lima bulan yang ditemukan tewas dengan kondisi kepala penuh luka, hari Kamis kemarin.
 
Meski kondisi Tutik Setiorini sudah mulai membaik, namun polisi mengaku masih sedikit kesulitan menggali keterangan dari ibu balita tak berdosa yang tewas dan dibuang di tengah hutan ini. Sebab Tutik kerap mengeluh lemas.
 
"Selain memeriksa kedua orang tua Febrian Gilang Ramadhani, polisi juga memeriksa tiga saksi lain, yakni orang tua kedua pasutri serta tetangga korban," kata AKP Sudarmanto, Kasubbag Humas Polres Ponorogo.

Seperti diketahui, Kamis siang kemarin, warga Desa Tajug, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, dihebohkan dengan penemuan mayat balita berusia lima bulan di sebuah hutan di bawah pohon mangga. Saat ditemukan terdapat luka di kepala korban.
 
Belakangan diketahui, mayat balita tersebut merupakan putra pertama pasangan Tutik Setiorini dan Hariyono, warga Desa Waton, Kecamatan Pulung, Ponorogo. Sementara sebelum ditemukan tewas di hutan, Selasa lalu, Tutik Setiorini memang sengaja kabur dari rumah bersama Febrian Gilang Ramadhani. (end)

Berita Terkait

Pasca Penemuan Mayat Bayi di Hutan, Polisi Masih Minta Keterangan Orang Tua
Berita Terpopuler
Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penutupan Pasar Kapasan Ditunda
Metropolis  4 jam

Kata Pasien COVID-19, Virus Corona Bukan Soal Penyakit Saja
Covid-19  9 jam

Dampak Covid-19, 34 Warga Binaan Madiun Dibebaskan
Hukum  16 jam

Polres Blitar Kota Ungkap 295 Kasus Dalam Operasi Pekat
Peristiwa  15 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber