Berita Terbaru :
Dinas Pariwisata Siapkan Konsep New Normal Sarangan
Tim Gugus Tugas Covid 19 Ponorogo Sudah Lakukan 2000 Rapid Tes
Bupati Intruksikan Tegas Lakukan Pembubaran Tempat Berkumpulnya Warga
KPU Butuh Tambahan Anggaran Rp 9 Miliar Untuk Penerapan Protokol Kesehatan
Cafe Kopi yang Ditemukan 6 OTG Ditutup Sementara
Harga Empon-Empon Anjlok di Pasar Tradisional
Pemegang Senpi di Polres Malang Diperiksa
   

Miskat Terancam Tertunda Berangkat Haji Karena Sakit Paru-Paru
Info Haji  Kamis, 26-07-2018 | 19:01 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com, Miskat (70), jamaah calon haji (JCH) asal Probolinggo yang berprofesi sebagai pemulung harus tertunda berangkat ke tanah suci bersama kloter 28, malam ini. Pasalnya, kakek yang berprofesi sebagai pemulung itu tengah dirawat di RSU Haji Sukolilo karena sakit paru-paru yang dideritanya.

Poliklinik Embarkasi-Debarkasi Surabaya, panitia Penyelenggara Ibadah Haji Bidang Kesehatan tahun 2018 mengkonfirmasi Miskat (CJH) asal Probolinggo yang berprofesi sebagai pemulung terancam ditunda keberangkatannya malam ini, bersama kloter 28 .

Hal itu disampaikan Dokter Zainul Muqorobin, Wakil Ketua Bidang Kesehatan PPIH Embarkasi Surabaya. Menurutnya, setelah menjalani tes kesehatan tahap ketiga di Asrama Haji Sukolilo, Rabu lalu. "Miskat didiagnosis mengidap penyakit paru-paru, Miskat kemudian dirujuk ke RSU Haji untuk menjalani perawatan," papar Dokter Zainul Muqorobin, Wakil Ketua Bidang Kesehatan PPIH Embarkasi Surabaya.

Kisah Miskat akhir-akhir ini menjadi viral lantaran kisah hidupnya yang begitu gigih, hingga dapat mencapai cita-citanya yaitu berkunjung ke Baitullah.

Miskat yang berasal dari Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo ini, akhirnya dapat mewujudkan mimpinya datang ke tanah suci, dengan bertumpu pada profesinya sebagai pemulung. Uang hasil dari memulung ia sisihkan dan ditabungnya sejak tahun 2010. (end)






Berita Terkait

Miskat Terancam Tertunda Berangkat Haji Karena Sakit Paru-Paru
Berita Terpopuler
Pemegang Senpi di Polres Malang Diperiksa
Malang Raya  7 jam

Cafe Kopi yang Ditemukan 6 OTG Ditutup Sementara
Malang Raya  5 jam

Tim Gugus Tugas Covid 19 Ponorogo Sudah Lakukan 2000 Rapid Tes
Kesehatan  2 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber