Berita Terbaru :
Perbaiki Atap, Seorang Pekerja Tersengat Listrik
Antisipasi Aksi Borong Waspada Covid 19, Petugas Operasi Pasar
Mengaku Rugi Rp 2,3 Miliar, Arema Fc Akan Berlatih 1 Juni
Tebing Sungai Longsor Setiap Hujan Datang, Warga Kian Resah
Terhambat Status Keadaan Darurat, DPRD Tunda Sidang Pembahasan LPKJ
Hadang Penyebaran Covid 19 Warga Berlakukan Satu Pintu Masuk
Pandemi Covid-19, Gebyar Labuhan Sarangan Ditiadakan
Info Terbaru, Indonesia Datangkan 20 Alat PCR Dari Swiss
Penipuan Masker Melalui Online Senilai Rp 250 Juta, Begini Modusnya
Gubernur Berharap Wabah Covid 19 Segera Berakhir
Begini Pengakuan Pasien Sembuh Corona, Resepnya Makan Banyak
Tentang Meningitis, Penyakit yang Membuat Glenn Fredly Meninggal
Tuhan, Jagain Mas Glenn ya, Aku Sayang Banget Sama Dia
KAI Daop 7 Wajibkan Penumpang Gunakan Masker
Dishub Pamekasan Cek Penumpang Kendaraan Pribadi di Terminal Barang
   

Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris JAD Blitar
Mataraman  Minggu, 05-08-2018 | 12:31 wib
Reporter : moch.asrofi
Blitar pojokpitu.com, Tim Densus 88 melakukan penggeledahan rumah terduga teroris jaringan Jamaah Anshorud Daulah , JAD di Kota Blitar. Tim Densus mengamankan sejumlah barang bukti, yang dimasukkan dalam wadah amplop coklat.

Rumah tersebut milik Lutfi Satria, warga Kelurahan Plosokerep Kecamatan Sanan Wetan Kota Blitar. Lutfi diduga merupakan anggota JAD yang ditangkap oleh Tim Densus pada Jumat malam.

Dengan dibantu oleh personel Polres Kota Blitar, Densus melakukan penggeledahan selama hampir satu jam. Densus mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya sebuah SIM card, yang dimasukkan ke wadah amplop coklat.

Penggeledahan ini mengagetkan warga dan tetangga. Menurut Samsul salah satu tetangga, selama ini warga menilai sosok Lutfi Satria, sebagai pribadi yang baik dan sopan. Sehari hari Lutfi bekerja sebagai penjual gas LPG. Warga mengaku yang bersangkutan dikenal akrab dengan lingkungan sekitar.

Sementara polisi AKP Heri Sugiono, Kasat Reskrim Polres Blitar Kota mengaku tidak mengatahui detail peristiwa penangkapan yang dilakukan oleh Tim Densus 88. "Dalam penggeledahan ini, kami hanya dimintai bantuan untuk melakukan pengamanan," kata AKP Heri Sugiono.

Organisasi Jamaah Anshorud Daulah sendiri sudah dinyatakan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, sebagai kelompok terlarang. Mereka terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar undang undang tindak pidana terorisme.(pul)


Berita Terkait

Terduga Teroris di Pasuruan Ditangkap Tim Densus 88

Polisi Masih Dalami Peran Terduga Teroris

Satu Terduga Teroris Diamankan Tim Densus 88 di Jember

Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris JAD Blitar
Berita Terpopuler
Jelang Puasa dan Dampak Corona, Harga Daging Naik
Ekonomi Dan Bisnis  10 jam

Tebing Sungai Longsor Setiap Hujan Datang, Warga Kian Resah
Peristiwa  1 jam

Aplikasi Ini Tawarkan Gratis Kuota Selama di Rumah Saja
Teknologi  14 jam

FK Unair Sumbang Washable Hazmat ke RSUD dr Soetomo
Metropolis  10 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber