Berita Terbaru :
Warga ODP Meninggal Pemakaman Sesuai Protokol Covid 19
Keluarga PDP Meninggal Dunia di Tuban Negatif Covid-19
Bupati dan Forkopinda Bagi - Bagi Masker dan Sembako
Tunda Mudik Atau Diisolasi 14 Hari
RSUD Tongas Khusus Untuk Pasien Covid 19 Resmi Bisa Digunakan
Gedung DPRD Jatim Diusulkan Menjadi Rumah Sakit Darurat Khusus Pasien Covid-19
Pembagian Makan Gratis Abaikan Physical Distancing
Polisi Bubarkan Sabung Ayam dan Keramaian Warga
Kesal Tak Dibelikan, Dua Gadis di Pasuruan Nekad Mencuri Motor
Gara-Gara Uang 10 Juta, Pengacara Diadili
Petugas Amankan, Puluhan Remaja yang Bandel Ditengah Wabah Corona
Pelatihan di Surabaya, Petugas Medis Positif Covid-19
Diduga Kena Semprot Desinfektan, Mata Kiri Karyawan Swasta Rabun Sebelah
Ditlantas Polda Jatim Laksanakan Ops Keselamatn Semeru Gantikan Ops Simpati
Kasus Positif Covid 19 di Jatim Menjadi 189 Orang
   

Cuaca Ekstrem Mengakibatkan Tanaman di Lereng Semeru Mati
Tapal Kuda Dan Madura  Kamis, 23-08-2018 | 02:10 wib
Reporter : Achmad Arif
Peristiwa tersebut terjadi di Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Lumajang, banyak tanaman layu, mengering dan akhirnya mati. Foto: Achmad Arif
Lumajang pojokpitu.com, Suhu ekstrim yang melanda kawasan Lereng Gunung Semeru Lumajang, dalam 2 pekan terakhir menyebabkan banyak tanaman petani mati. Seperti Bawang Daun, Kubis dan Kentang.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Lumajang, banyak tanaman layu, mengering dan akhirnya mati. Hal ini lantaran daun-daun tanaman tersebut terkena embun es akibat dilanda suhu ekstrim.

Siowati, salah satu petani, mengatakan, kejadian ini sudah berlangsung dalam dua pekan terakhir, suhu ditempat ini mencapai 4 hingga 0 derajat celsius. "Kejadian ini membuat aktivitas petani terganggu dan merugi," jelasnya.

Meski membuat petani rugi, namun suhu ekstrim di kawasan ini justru banyak didatangi wisatawan yang berlibur dan akan mendaki Gunung Semeru.

Fitri misalnya,ia mengaku senang, karena tidak pernah merasakan dingin seperti ini. (yos)

Berita Terkait

Cuaca Ekstrim, Nelayan Pesisir Panarukan Enggan Melaut

Gelombang Tinggi, Nelayan Enggan Melaut

Waspada Cuaca Ekstrem Hingga Tiga Hari ke Depan

Cuaca Buruk, Dalam 2 hari 20 Penerbangan Delay
Berita Terpopuler
Bupati Siapkan Hotel dan Gedung Sekolah Untuk Karantina Pemudik
Peristiwa  15 jam

Diduga Kena Semprot Desinfektan, Mata Kiri Karyawan Swasta Rabun Sebelah
Metropolis  5 jam

Tunda Mudik Atau Diisolasi 14 Hari
Peristiwa  2 jam

Wabup: Proyek Jembatan Gempol Jadi Catatan Buruk Dinas PUPR dan Rekanan
Sorot  9 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber