Berita Terbaru :
Sungai Irigasi Mengering, 34 Hektar Padi Gagal Panen
Operasi Zebra, Pengendara Tertib Dapat Paket Penguat Imun
Permintaan Rapid Test Jelang Libur Panjang Meningkat
Hina Polisi Tentang Operasi Yustisi, Tukang Batu ditangkap polisi
Cegah Putus Kuliah, Kampus Bebaskan UKT Mahasiswa
Tolak Omnibus Law, Ribuan Buruh Unras di Kantor Gubernur
Tidak Mampu Menguasai Laju Kendaraan, Guru SMP Dharma Wanita Tabrak Motor
Walikota Surabaya Imbau Warganya Tidak Bepergian Keluar Kota
Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Kas Desa
Warga Marah Rusak Rumah Pelaku Terduga Pencabulan Anak Di Bawah Umur
Double Track Jalur Kereta Api Mojokerto - Jombang Mulai Operasikan
Pengedar Tembakao Gorila Dituntut 17 Tahun Penjara
Lagi, Warga Ponorogo Demo Tolak Tower
Dikabarkan Hilang, Bocah 10 Tahun Ditemukan Tenggelam di Waduk Dawuhan
Machfud Arifin Jalan Kaki Keliling Kampung Surabaya, Warga Sambut Antusias Nyanyi Coblos Nomer 2
   

Nanas Sortiran Dimanfaatkan Menjadi Minuman Berekonomis Tinggi
Mataraman  Rabu, 29-08-2018 | 03:24 wib
Reporter : Moch.Asrofi
Untuk penjualanya, saat ini sari buah nanas miliknya masih di kawasan Blitar dan sekitarnya. Foto: Moch. Asrofi
Blitar pojokpitu.com, Siapa sangka buah nanas sortiran bisa disulap menjadi minuman berekonomis tinggi, di Kabupaten Blitar, buah nanas yang tidak layak untuk dikirim keluar kota dimaanfaatkan menjadi minuman kemasan sari nanas yang mempunyai nilai jual tinggi.

Seperti buah nanas sortiran milik Samrotul Azizah, warga Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Azizah mengubahnya menjadi minuman kemasan sari nanas dengan nilai ekonomis yang tinggi.

Dalam sehari, usaha milik wanita berumur 37 tahun ini bisa menghasilkan minuman sari nanas sebanyak 400 hingga 600 kardus, dengan menggunakan mesin, yang secara otomatis memasak dan mengemas sari nanas tersebut.

Azizah mengaku, banyaknya buah nanas yang tidak layak membuat dirinya berfikir untuk memanfaatkannya. "Sebelum memproduksi minuman kemasan, saya sempat membuat dodol sari nanas yang masih sulit untuk pemasaranya," ujar Samrotul Azizah.

Untuk penjualanya, saat ini sari buah nanas miliknya masih di kawasan Blitar dan sekitarnya. Azizah ingin sari buah nanas produksinya dapat dikenal masyarakat luas, sebagai minuman khas Blitar. (yos)

Berita Terkait

Pemkab Wadahi 16 Sektor Bidang Kreatif di Bojonegoro

Pendiri Dusdukduk Bagi Kiat Sukses Industri Kreatif Kepada Anak Muda Surabaya

Kerajinan Kiso Daun Lontar Makin Diminati Pasar

Nanas Sortiran Dimanfaatkan Menjadi Minuman Berekonomis Tinggi
Berita Terpopuler
Machfud Arifin Jalan Kaki Keliling Kampung Surabaya, Warga Sambut Antusias Nyany...selanjutnya
Politik  6 jam

Memutus Mata Rantai Covid-19 di Pasar Tradisional
Peristiwa  13 jam

Dua Pelaku Curwan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Peristiwa  6 jam

Klaim Hasil Survei Unggul, Hingga Tuding Galau, Tim MAJU : Justru Kami Jauh di A...selanjutnya
Pilkada  12 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber