Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Tanaman Tomat Kering Akibat Kemarau Panjang
Senin, 03-09-2018 | 21:08 wib
Oleh : Khusni Mubarok
Berita Video : Tanaman Tomat Kering Akibat Kemarau Panjang
Tuban pojokpitu.com, Dampak kemarau panjang, hasil panen petani tomat di tuban menurun drastis. Pasalnya, cuaca panas membuat tanaman tomat mengering.

Kondisi tersebut menimpa petani tomat di Desa Genaharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.  Kemarau panjang membuat hasil panen petani merosot, lantaran cuaca terik dan tanaman kekurangan pasokan air.

Untuk meminimalisir kerugian, petani tomat terpaksa melakukan panen dini. Karena jika tidak segera di panen, buah tomat akan mengering. Kondisi tersebut membuat hasil panen petani merosot. Jika dalam kondisi normal dari 200 meter persegi lahan tanam, sekali petik bisa mencapai 50 kilogram, namun saat ini maksimal sekali petik hanya 10 kilogram.

Menurut Tri Untari petani setempat, menurunnya jumlah panenan juga di ikuti dengan anjloknya harga. "Kualitas buah yang kurang bagus, membuat para tengkulak membeli dengan harga murah," kata Tri.

Semula, harga tomat perkilogramnya dipatok dengan harga Rp 6 ribu, kini hanya Rp 3 ribu perkilogram. Akibatnya, petani pun merugi jutaan rupiah.

Para petani berharap, ada peran pemerintah dalam menangani masalah kemarau panjang ini. (pul)

Berita Terkait


Stok Melimpah, Pedagang Jual Tomat Dengan Harga Murah

Harga Murah, Tomat Milik Petani Blitar Dibiarkan Membusuk di Sawah

Harga Tomat Anjlok, Petani Merugi

Harga Tomat Anjlok di Petani Hanya Seribu Rupiah Per Kilo Gram


Tomat Tak Laku, Petani Pilih Bongkar Lahan

Aduh..Harga Tomat dan Lombok Anjlok

Belasan Hektar Tanaman Tomat Gagal Panen Akibat Kekeringan

Tanaman Tomat Kering Akibat Kemarau Panjang

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber