Berita Terbaru :
Kisah Nenek 105 Tahun Sembuh Covid-19
   

Siswa dan Guru Jatim Beri Rp 1,5 M untuk Sekolah di Lombok
Peristiwa  Rabu, 12-09-2018 | 04:10 wib
Reporter :
Lombok pojokpitu.com, Dinas Pendidikan (Dispendik) Jatim telah menyalurkan bantuan Rp 1,5 miliar ke SMAN 1 Tanjung kemarin (9/9). Bantuan tersebut digunakan untuk rehabilitasi ruang kelas rusak pascagempa.

Wartawan Jawa Pos sempat mengikuti penyerahan bantuan itu. Belasan gedung SMAN 1 Tanjung rusak cukup parah.

Beberapa atap dan tembok kelas roboh. Kaca jendelanya pecah. Lantai keramiknya retak. Semua itu akibat getaran gempa yang beberapa kali mengguncang Kabupaten Lombok Utara.

Di luar kelas, beberapa tenda tampak terpasang. Sebuah papan terpasang di setiap tenda. Ada yang memakai kursi kelas. Ada pula yang lesehan.

"Seminggu ini kami sudah memulai kegiatan belajar-mengajar (KBM)," terang Wakasek Bidang Kurikulum SMAN 1 Tanjung Mohamad Iqbal.

Tenda yang terbatas membuat sekolah menerapkan sistem dua sif. Ada yang masuk pagi dan ada yang masuk siang.

Untuk mengatasi ketakutan siswa, sebelum KBM dimulai, sekolah memberikan materi trauma healing.

Iqbal mengatakan, saat ini jumlah siswa yang sudah kembali bersekolah cukup banyak. Di antara total 776 siswa, sekitar 600 siswa sudah mulai aktif mengikuti KBM lagi.

Sekretaris Dispendik Jatim Ramliyanto menjelaskan, bantuan tersebut berasal dari keluarga besar pendidik Jatim.

Mulai siswa SMA dan SMK se-Jatim, guru, wali murid, hingga dispendik berbagai kota dan kabupaten.

"Dana ini dikumpulkan selama satu bulan," ujarnya.

Selain uang tunai, bantuan berupa pakaian, obat-obatan, dan selimut juga diberikan kepada korban gempa. Total ada tiga truk.

Saat ini masih ada bantuan dari siswa yang belum didistribusikan. Rencananya, Dispendik Jatim menganggarkan bantuan tersebut untuk pemulihan psikologis siswa.

Melalui program trauma healing yang bekerja sama dengan Universitas Mataram.

Kepala Dispendik Jatim Saiful Rachman menyatakan, bantuan itu merupakan spontanitas dari sekolah yang dikumpulkan melalui musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS) SMA dan SMK se-Jatim.

Bantuan tersebut juga digalang untuk melatih kepedulian siswa. Terutama kepada saudara yang sedang mengalami musibah.

Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy yang kemarin memimpin apel gerakan kembali ke sekolah di kantor gubernur NTB mengimbau pemerintah daerah turut membantu korban gempa di lombok. Terutama di sektor pendidikan.

"Langkah Pemprov Jatim ini salah satu yang bisa ditiru," tuturnya. (elo/c9/end/jpnn/yos)

Berita Terkait

Siswa dan Guru Jatim Beri Rp 1,5 M untuk Sekolah di Lombok

Pemkab Blitar Kirim Bantuan Korban Gempa Lombok

ACT Malang Kirim 5 Truk Bantuan Kemanusiaan ke Lombok

Mahasiswa IAI Syarifudin Lumajang Kirim Sumbangan Untuk Korban Gempa Lombok
Berita Terpopuler


Cuplikan Berita
Kapal Motor Muatan Solar Terbakar di Dermaga Pulau Gili Ketapang
Pojok Pitu

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Longsor, Kendaraan Roda 4 Tidak Bisa Melintas
Pojok Pitu

Truk Penambang Pasir Terseret Banjir Lahar Semeru
Jatim Awan

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber