Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Pembunuhan Sopir Taksi Bandara Bermotifkan Asmara
Kamis, 18-10-2018 | 18:00 wib
Oleh : Usrox Indra
Sidoarjo pojokpitu.com, Kasus pembunuhan seorang pengemudi taksi bandara juanda, Andik Wawan Prasetya, warga Papar, Kediri yang terjadi 29 September lalu. di sebuah hotel dikawasan Juanda, Sidoarjo murni bermotif asmara.

Dari hasil rekonstruksi pembunuhan yang dilakukan polisi Kamis (18/10) sore di tempat kejadian, diketahui jika tersangka, Masmudi (25), warga Batokaban Bangkalan, Madura ini nekat melakukan aksi pembunuhan terhadap korban, karena cemburu melihat korban selingkuh dengan istrinya.

Kompol M. Harris, Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, menjelaskan, dari 60 adegan yang diperagakan, tersangka melihat langsung perselingkuhan itu, saat korban bersama istrinya chekin disebuah kamar hotel dikawasan by pass Juanda.

Tidak berhenti disitu, kakak tersangka, Imron (29), warga Bangkalan, Madura yang ikut adiknya menangkap basah istrinya selingkuh dengan korban, juga ikut menusuk korban dengan senjata tajam yang menyebabkan korban langsung tewas di lokasi kejadian.

Dari hasil pemeriksaan diketahui, jika korban sudah 4 kali melakukan perselingkuhan dengan istri tersangka, disejumlah hotel dan penginapan dikawasan Juanda-Sidoarjo.

Berita Terkait


Lima Tersangka Perampokan dan Pembunuhan Ditangkap, Inilah Pelakunya

Dor, Dua Perampok Sadis Dijemput Malaikat Maut

Tragis, Sopir Truk Pasir Ditemukan Tewas di Pinggir Jurang

Pembunuhan Sopir Taksi Bandara Bermotifkan Asmara


Berkas Pembunuhan Sopir Grab Sampai ke Kejaksaan

Lantamal 5 Pastikan Tersangka Pembunuhan Sopir Taksi Online Jalani Pemeriksaan

Pembunuhan Sopir Tak Pengaruhi Omset Taksi Blue Bird, Keluarga Korban Diberi Santunan

Polisi Kembali Gelar Olah TKP Pembunuhan Sopir Taksi Blue Bird
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber