Berita Terbaru :
Libur Panjang, KAI Prediksi Terjadi Kenaikan Penumpang 15 Persen
Diduga Menyalip Kiri, PNS Tewas Terlindas Truk
DPW PSI Deklarasi Menangkan Machfud Arifin-Mujiaman
Diduga Lakukan Ujaran Kebencian dan Pembohongan Publik, Risma-Irvan Dilaporkan Polda
Libur Panjang, Ratusan Personil Gabungan Disiagakan
Diterjang Angin Kencang, Pohon Angsana Tumbang Dan Tutupi Badan Jalan Pantura
Sering Memangsa Ternak, Ular Sanca Berukuran Besar Ditangkap Warga
Belum Dimanfaatkan, Bangunan Ngawi Food Street Mulai Rusak
Jelang Long Weekend, Dishub Gelar Ramp Check Bus
Mobil PCR Magetan Diusulkan ke Kemenkes Jadi Jejaring Laboratorium
Razia Masker Pengunjung Wisata Alam, yang Bermasker Diberikan Hadiah
Dua Pelaku Pencuri Hewan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Satgas Covid-19 Segera Lakukan Assesment 56 SMP
   

Warga Mojokerto Ini Beli Motor Ninja Pakai Uang Koin, Segini Jumlahnya
Rehat  Rabu, 31-10-2018 | 16:42 wib
Reporter : Aminuddin Ilham
Uang logam seberat 50 kilogram digunakan untuk membeli sepeda motor ini hasil penjualan kripik pisang dan ketela, yang ditabung selama dua tahun. Foto Amin
Mojokerto pojokpitu.com, Pasangan suami istri, warga Desa Sumber Kembar, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, membeli sepeda motor Ninja 250 CC seharga Rp 67 juta di salah satu dealer Jalan Raya Mojopahit.

Adalah Slamet Amin dan Siti Maesaroh warga Desa Sumber Kembar, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, mendatangi dealer Kawasaki di Jalan Raya Mojopahit, Kota Mojokerto.

Sepeda motor Ninja 250 CC jenis sport ini, dibeli pengrajin kripik pisang dan ketela, menggunakan uang koin pecahan Rp 1.000 dengan berat mencapai 5 puluh kilogram. Total uang koin mencapai Rp 16 juta, sedangkan sisanya membayar dengan uang kertas pecahan Rp 2 ribuan, Rp 50 ribuan dan Rp 100 ribuan. Uang tunai  itu ditotal Rp 67 juta.

Siti Maesaroh menceritakan, uang koin  dan pecahan lain dikumpulkan sejak 2 tahun terakhir dari hasil penjualan kripik pisang dan ketela.  "Sebelum beli sepeda motor itu, saya datang ke daeler dan menanyakan boleh tidaknya membeli sepeda motor dengan uang koin," kata Siti. 

Sementara itu pihak dealer mengaku membutuhkan waktu 3 jam untuk menghitung keseluruhan uang yang dibawa oleh Slamet Amin dan Siti Maesaroh. Untuk menghitungnya melibatkan enam pegawai dealer secara bersama sama.

Meski pembelian sepeda motor dengan menggunakan uang koin bukan pertama kali di Jawa Timur, namun pembelian motor Ninja dengan memakai uang koin baru terjadi di Mojokerto. Kejadian ini sempat menjadi viral di dunia sosial, saat proses penghitungan uang koin oleh pegawai dealer. (pul)

Berita Terkait

Beli Motor Nmax Pakai Uang Koin, Butuh Waktu Lama Untuk Menghitung

Warga Mojokerto Ini Beli Motor Ninja Pakai Uang Koin, Segini Jumlahnya

Membeli Motor Ninja Dengan Uang Koin, Pasutri Ini Jadi Viral

Muludan, Warga Gelar Tradisi Sebar Uang Koin
Berita Terpopuler
Diduga Lakukan Ujaran Kebencian dan Pembohongan Publik, Risma-Irvan Dilaporkan P...selanjutnya
Politik  3 jam

Sering Memangsa Ternak, Ular Sanca Berukuran Besar Ditangkap Warga
Peristiwa  6 jam

Diduga Menyalip Kiri, PNS Tewas Terlindas Truk
Peristiwa  1 jam

Razia Masker Pengunjung Wisata Alam, yang Bermasker Diberikan Hadiah
Malang Raya  10 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber