Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Lestarikan Budaya, Komunitas Tionghoa Nanggap Wayang Potehi
Jum'at, 02-11-2018 | 15:00 wib
Oleh : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Untuk melestarikan akar budaya leluhur suku Tionghoa di nusantara, sebuah komunitas peranakan menggelar wayang potehi. Wayang potehi yang telah berusia 3.000 tahun ini kembali dipertunjukkan untuk mengenalkan seni pertunjukkan boneka tradisional asal Cina Selatan.

Menurut Soni Frans sang Dalang, wayang potehi juga menjadi persenyawaan unsur budaya asal daratan Cina dengan karakter budaya lokal. Meski pada generasi masa sekarang, wayang potehi nyaris dilupakan dari akarnya.

Untuk mengenal dan mengembalikan akar budaya daratan china di generasi masa sekarang, sebuah komunitas masyarakat tionghoa menggelar wayang potehi. Pagelaran wayang potehi ini digelar di Qubiucle Suropati, Jalan Suropati, Surabaya.

Pertunjukkan dimulai dengan alunan musik berupa gembreng, simbal, suling, rebab dan tambur. "Jika pertunjukkan asli potehi menyuguhkan lakon klasik seperti Si Jin Kui, Lho Thong Sau Pak, atau Pnui Si Giok, namun pertunjukkan ini mengambil lakon lebih modern untuk menyesuaikan jaman," kata Soni Frans,

Dalam kesempatan ini, dalang Soni Frans, mengambil lakon tentang Sun Go Kong dalam kisah perjalanan barat. Kisah ini menceritakan tentang kejahatan yang selalu dikalahkan dengan kebaikan.

Diharapkan, wayang potehi yang telah eksis sejak Dinasti Jin tahun 265 hingga 420 masehi ini, kembali dikenal oleh masayarakat. (pul)
 



Berita Terkait


Lestarikan Budaya, Komunitas Tionghoa Nanggap Wayang Potehi


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber