Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Tomat Tak Laku, Petani Pilih Bongkar Lahan
Jum'at, 16-11-2018 | 04:07 wib
Oleh : Rafli Firmansyah
Kota Batu pojokpitu.com, Petani tomat di Kota Batu, mengeluhkan harga tomat yang anjlok. Akibat turunya harga tomat ini, sebagian petani memilih untuk membongkar lahan bahkan membiarkan tomat membusuk di kebun dibanding memanennya.

Meski terlihat mubadzir, namun hal ini dilakukan petani lantaran harga tomat yang semakin tidak menentu. Para petani menilai komoditas sayuran ini sudah tidak ada lagi harganya di pasaran.

Seperti Pujianto salah satunya, petani asal Dusun Sumbersari Desa Sumberejo ini, rela membongkar tanaman tomat yang masih berbuah lebat dan menjadikannya pupuk di sawah dibanding memanennya.

Alasan petani satu ini cukup sederhana, jika dipanen justru tidak mendapat untung, bahkan malah buntung. "Mengingat harga jual yang hanya Rp 500 perkilo atau sekitar Rp 25 ribu perkotak dengan berat 60 sampai 70 kilo," kata Pujianto.

Sementara bagi petani seperti Pujianto, idealnya bisa mendapat untung jika harga tomat minimal 2000 perkilo. Namun, jika harga tomat sampai dibawah Rp 1000, sudah bisa dipastikan petani bakal merugi.

"Mengingat biaya yang dikeluarkan mulai dari bibit hingga panen cukuplah besar," kata Pujianto. (yos)

Berita Terkait


Stok Melimpah, Pedagang Jual Tomat Dengan Harga Murah

Harga Murah, Tomat Milik Petani Blitar Dibiarkan Membusuk di Sawah

Harga Tomat Anjlok, Petani Merugi

Harga Tomat Anjlok di Petani Hanya Seribu Rupiah Per Kilo Gram


Tomat Tak Laku, Petani Pilih Bongkar Lahan

Aduh..Harga Tomat dan Lombok Anjlok

Belasan Hektar Tanaman Tomat Gagal Panen Akibat Kekeringan

Tanaman Tomat Kering Akibat Kemarau Panjang

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber