Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Pelaku Pembondetan Mantan Istrinya Akhirnya Diringkus Polisi
Kamis, 29-11-2018 | 16:34 wib
Oleh : Abdul Majid
Pasuruan pojokpitu.com, Tak sampai 1 kali 24 jam, pelaku pembunuhan terhadap istri dibondet alias bom ikan di Pasuruan, berhasil ditangkap tim buser pada Kamis (29/11) pagi.

Pelaku bersembunyi di rumah saudaranya karena mengalami luka parah jari putus dan mata rusak akibat ledakan. Motif pembunuhan karena pelaku kesal mantan istrinya tidak mau diajak balikan lagi membina rumah tangga.

Kasus pembunuhan terhadap Husnia, mantan isteri sirinya yang tewas mengenaskan di Desa Poh Gading, Kecamatan Paserpan, Kabupaten Pasuruan, Rabu petang.

Kapolres Pasuruan AKBP Rizal Martomo, menjelaskan, sejumlah barang bukti milik korban dan pelaku diantaranya, satu stel pakaian milik korban serta sandal milik pelaku, 5 butir bom ikan atau bondet dan motor milik pelaku berhasil diamankan polres pasuruan.

Usai membunuh korban dengan bondet, pelaku juga terluka parah dibagian tangan kanan dan mata kanan akibat ledakan bondet miliknya. "Setelah digeledah polisi dirumah pelaku ditemukan 5 buah bom ikan yang masih aktif," kata AKBP Rizal Martomo.

Saat ini pelaku dalam perawatan medis di Rumah Sakit Bangil, dijaga ketat pihak kepolisian, pelaku mengakui perbuatannya karena sakit hati ditolak untuk rujuk kembali dengan isteri sirinya.

Pelaku diancam pembunuhan berencana dengan 340 ancaman hukuman seumur hidup.

Seperti diberitakan sebelumnya, korban ditemukan tewas bersimbah darah usai dibondet mantan suaminya sendiri, saat pulang kerja sebagai buruh rongsokan. (yos)

Berita Terkait


Pelaku Pembondetan Mantan Istrinya Kondisinya Mulai Membaik

Pelaku Pembondetan Mantan Istrinya Akhirnya Diringkus Polisi


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber