Berita Terbaru :
Libur Panjang, KAI Prediksi Terjadi Kenaikan Penumpang 15 Persen
Diduga Menyalip Kiri, PNS Tewas Terlindas Truk
DPW PSI Deklarasi Menangkan Machfud Arifin-Mujiaman
Diduga Lakukan Ujaran Kebencian dan Pembohongan Publik, Risma-Irvan Dilaporkan Polda
Libur Panjang, Ratusan Personil Gabungan Disiagakan
Diterjang Angin Kencang, Pohon Angsana Tumbang Dan Tutupi Badan Jalan Pantura
Sering Memangsa Ternak, Ular Sanca Berukuran Besar Ditangkap Warga
Belum Dimanfaatkan, Bangunan Ngawi Food Street Mulai Rusak
Jelang Long Weekend, Dishub Gelar Ramp Check Bus
Mobil PCR Magetan Diusulkan ke Kemenkes Jadi Jejaring Laboratorium
Razia Masker Pengunjung Wisata Alam, yang Bermasker Diberikan Hadiah
Dua Pelaku Pencuri Hewan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Satgas Covid-19 Segera Lakukan Assesment 56 SMP
   

Puluhan Anak Berkebutuhan Khusus Unjuk Gigi di Peringatan Hari Disabilitas 2018
Kesehatan  Minggu, 02-12-2018 | 21:16 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com, Pusat Studi Layanan Disabilitas, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) hari ini menggelar acara peringatan Hari Disabilitas Internasional 2018 di salah satu mall Surabaya Selatan. Dalam acara yang bertajuk Berkarya Untuk Bangsa, Berkarya Bersama Disabilitas ini menggelar kontes potensi dan bakat yang diikuti puluhan anak-anak berkebutuhan khusus.

Keseruan saat belasan panitia peringatan Hari Disabilitas Internasional 2018 melakukan flash mob dengan gerakan bahasa isyarat. Panitia-panitia yang terdiri dari mahasiswa Unesa dari berbagai fakultas ini tampak kompak menunjukkan lagu-lagu yang diaplikasikan dengan bahasa isyarat. Selanjutnya, diteruskan dengan acara talk show dengan pembicara, yaitu Ketua Pusat Studi Layanan Disabilitas Unesa dan Ketua Yayasan Peduli Celebral Palsi.

Menginjak acara selanjutnya, yaitu grand final Got Talent yang diikuti puluhan anak-anak berkebutuhan khusus. Satu persatu dari mereka dengan percaya diri menunjukkan bakat dan potensi mereka. Ada yang melakukan fashion show, bernyanyi, menari hingga menunjukkan skillnya dalam menabuh drum.

Budiyanto, Ketua Pusat Studi Layanan Disabilitas Unesa menjelaskan, tujuan diadakannya peringatan Hari Disabilitas Internasional bukan hanya sekedar acara seremonial belaka. "Hari Disabilitas Internasional menjadi momen tepat untuk memberikan apresiasi dan kebebasan menampilkan bakat-bakat yang dipunya," tuturnya. 

Bahkan Unesa sendiri diklaim Budi menjadi kampus yang ramah dengan penderita disabilitas. Buktinya, hingga saat ini ada 37 mahasiswa berkebutuhan khusus yang kuliah di Unesa dan tersebar di berbagai fakultas.

Sementara itu, Diah Anggraeni, Ketua Yayasan Peduli Celebral Palsi mengatakan, acara ini menunjukkan bahwa anak berkebutuhan khusus sebenarnya mampu melampaui keterbatasannya.

"Terbukti, dari bakat yang ditampilkan hari ini menjadi bukti bahwa anak berkebutuhan khusus bisa sejajar dengan anak-anak normal pada umumnya," tegas Diah Anggraeni. 

Perlu diketahui, acara peringatan Hari Disabilitas Internasional 2018 yang diadakan oleh Pusat Studi Layanan Disabilitas adalah merupakan rangkaian Dies Natalis Unesa ke 54. Peringatan Hari Disabilitas Internasional yang diadakan oleh Pusat Studi Layanan Disabilitaa Unesa ini diadakan selama 2 hari, kemarin dan Minggu tanggal 2 Desember hari ini.(end)




Berita Terkait

Puluhan Anak Berkebutuhan Khusus Unjuk Gigi di Peringatan Hari Disabilitas 2018
Berita Terpopuler
Diduga Lakukan Ujaran Kebencian dan Pembohongan Publik, Risma-Irvan Dilaporkan P...selanjutnya
Politik  3 jam

Sering Memangsa Ternak, Ular Sanca Berukuran Besar Ditangkap Warga
Peristiwa  6 jam

Diduga Menyalip Kiri, PNS Tewas Terlindas Truk
Peristiwa  1 jam

Razia Masker Pengunjung Wisata Alam, yang Bermasker Diberikan Hadiah
Malang Raya  10 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber