Berita Terbaru :
Imun Rentan, Ratusan Ibu Hamil Di-Swab
Satlantas Ponorogo Cari Warga Miskin dan Bagikan Sembako
3 Bus Pekerja Pabrik Salem Situbondo Terjaring Operasi Patuh
Dikbud Larang Guru-Guru Bepergian Ke Luar Kota
Pasien Covid-19 Klaster Pabrik Salem Meningkat, Gugus Tugas Persiapkan Ruang Isolasi Tambahan
Bayar Palawija Ratusan Juta Dengan Cek Kosong, Pasutri Siri Ini Mendekam di Sel Tahanan
Susah Jaringan Internet, Polsek Galis Fasilitasi Siswa Belajar Daring
Residivis Narkoba Ditangkap di Tengah Sawah
Gelar Pelatihan TOT, Pos Gabungan Siapkan Relawan Pencegahan Covid-19
Penghuni Sel Polres Lamongan Lakukan Rapid Tes
Perempuan Pegawai Bank Terkonfirmasi Positif Covid-19
39.182 Pengangguran Baru di Bojonegoro Selama Pandemi Covid-19
Diduga Terinveksi Covid-19, Pria Paruh Baya Mati Mendadak Didalam Angkot
Ketua DPRD Ngawi Minta KPU-Bawaslu Fokus Peningkatan Partisipasi Pemilih
Pelaku Curanmor 14 TKP Ditangkap Polisi, Motor Curian Dijual ke Penadah di Madura
   

Banyak Kecelakaan di Laut, Ratusan Jaket Pelampung Dibagikan ke Nelayan Hingga ABK
Tapal Kuda Dan Madura  Jum'at, 07-12-2018 | 00:15 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Akhir-akhir ini kecelakaan laut sering terjadi hingga menyebabkan korban jiwa, bahkan beberapa bulan terakhir sejumlah kapal tenggelam dan terbakar. Di Probolinggo ada sekitar 1. 410 kapal kecil, 400 kapal besar dengan tonase diatas 9 gt dengan jumlah nelayan hampir 4000 orang.

Melihat banyaknya peristiwa laka laut ini, menjadi perhatian serius dari kementrian perbuhungan laut melalui kesyahbandaran otoritas pelabuhan tanjung tembaga.
 
Pada akhirnya tahun ini, KSOP pelabuhan tanjung tembaga mengumpulkan perwakilan nelayan kecil, perwakilan kapal penyebarangan laut tradisional, serta nahkoda kapal antar pulau di area pelabuhan tanjung tembaga.
 
Selain memberi sosialisasi keselamatan laut, KSOP juga memberikan ratusan life jacket atau jaket pelampung ke perwakilan. Bahkan, petugas langsung memeriksa alat keselamatan yang harus ada di dalam kapal.

Selain life jacket dan sekoci, yang paling menonjol dan harus ada adalah isyarat asap apung atau bouyant smoke signal pelontar suar.
 
Menurut Darwis, nahkoda kapal layar motor harapan baru 77, diatas kapalnya sudah siap semua alat keselamatan. Dengan sosialisasi ini diharapkan abknya selalu waspada cuaca ekstrim.

"Saat ini kondisi perairan menuju papua masih normal, hanya saja waspada cuaca ekstrim bisa terjadi secara tiba-tiba," ujar Darwis.
 
Sementara itu menurut Februari Zulistian, Kasubdit Sarpras Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut Dan Pantai Kementiran Perhubungan, nelayan ABK maupun nahkoda kapal harus mempunyai kesadaran tinggi, agar tidak memaksakan melaut jika kondisi cuaca sedang buruk.
 
Tercatat dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir terjadi kecelakaan laut, mulai kecelakaan kapal wahyu ilaihi di perairan nusa tenggara barat, 21 penumpang selamat.

Tenggelamnya kapal cahaya bahari jaya di perairan Paiton Probolinggo-Sumenep Madura menyebabkan 7 ABK tewas.

Kecelakaan kapal multi prima satu di perairan bali menyebabkan 6 ABK hilang dan 8 ABK selamat. Terakhir kapal gerbang samudra 1 terbakar di perairan Jamuang Gresik, 3 korban tewas. 
 
Petugas menghimbau untuk selalu berhati-hati dan rutin memeriska kapal masing-masing usai berlayar. (yos)

Berita Terkait

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang

Laka Laut Kapal Penyebrangan Pulau Gili Ketapang, Muatan Ikan Tenggelam

Hendak Snorkeling, Salah Satu Rombongan Wisatawan Asal Gresik Terseret Ombak Pantai Lenggoksono

Banyak Kecelakaan di Laut, Ratusan Jaket Pelampung Dibagikan ke Nelayan Hingga ABK
Berita Terpopuler
Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Tebu
Peristiwa  5 jam

Musda,Toufik Kembali Nahkodai Golkar Ponorogo
Pilkada  16 jam

Perusahaan Properti di Indonesia yang Mengutamakan Kepuasan Konsumen
Peristiwa  18 jam

Warga Ngawi Temukan Mortir Aktif di Aliran Sungai Bengawan
Peristiwa  9 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber