Berita Terbaru :
Warga ODP Meninggal Pemakaman Sesuai Protokol Covid 19
Keluarga PDP Meninggal Dunia di Tuban Negatif Covid-19
Bupati dan Forkopinda Bagi - Bagi Masker dan Sembako
Tunda Mudik Atau Diisolasi 14 Hari
RSUD Tongas Khusus Untuk Pasien Covid 19 Resmi Bisa Digunakan
Gedung DPRD Jatim Diusulkan Menjadi Rumah Sakit Darurat Khusus Pasien Covid-19
Pembagian Makan Gratis Abaikan Physical Distancing
Polisi Bubarkan Sabung Ayam dan Keramaian Warga
Kesal Tak Dibelikan, Dua Gadis di Pasuruan Nekad Mencuri Motor
Gara-Gara Uang 10 Juta, Pengacara Diadili
Petugas Amankan, Puluhan Remaja yang Bandel Ditengah Wabah Corona
Pelatihan di Surabaya, Petugas Medis Positif Covid-19
Diduga Kena Semprot Desinfektan, Mata Kiri Karyawan Swasta Rabun Sebelah
Ditlantas Polda Jatim Laksanakan Ops Keselamatn Semeru Gantikan Ops Simpati
Kasus Positif Covid 19 di Jatim Menjadi 189 Orang
   

Seorang Santri di Jombang Tewas Tertabrak Kereta Api
Mataraman  Sabtu, 05-01-2019 | 12:20 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Orangtua Ibnu Nafis (16) santri tahfidz Quran Tebuireng ini tak kuat menahan tangis, saat mengetahui anaknya sudah terbujur kaku di pinggir rel kereta api. Foto: Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Seorang santri Tebuireng Jombang meninggal dunia usai tersambar kereta api di jalur tanpa palang pintu, tubuh korban hancur terlindas roda besi kereta api rapih dhoho jurusan Blitar -Surabaya.

Orangtua Ibnu Nafis (16) santri tahfidz Quran Tebuireng ini tak kuat menahan tangis, saat mengetahui anaknya sudah terbujur kaku di pinggir rel kereta api di Desa Sumbermulyo Kecamatan Jogoroto Jombang. Santri ini terlempar sekitar 10 meter dari perlintasan tanpa palang pintu.  

Sebelum kejadian korban diketahui hendak menyebrang perlintasan kereta api dari arah barat ke selatan, saat bersamaan melaju kereta api dari arah barat ke timur. Diduga karena tidak waspada, saat belok menyebrang sepeda motor korban nopol S 1325 OK langsung tersambar kereta api, kondisi sepeda motor korban hancur tidak berbentuk.

Saidaman paman korban mengatakan, korban diketahui sudah terbujur kaku dipinggir rel terlempar sepuluh meteran dari lokasi kecelakaan.  "Perlintasan tersebut biasanya memang ada relawan yang berjaga, namun saat insiden penjaga sedang tidak ada di lokasi," kata Saidaman.

Untuk kepentingan penyelidikan, petugas kepolisian yang datang langsung mengevakuasi sepeda motor korban, untuk jasad korban dilarikan ke RSUD setempat untuk dilakukan otopsi.

Jalur perlintasan tanpa palang pintu di kawasan ini dikenal rawan, apalagi jalur alternatif ini padat dilewati pengendara setiap harinya. (yos)

Berita Terkait

Rekontruksi Santri Tewas Dianiaya Berlangsung Tertutup

Seorang Santri di Jombang Tewas Tertabrak Kereta Api

Polisi Masih Mengejar Pelaku Pembacokan di Jalan Dinoyo

Ada Motif Asmara, Seorang Pria Tewas Dibacok di Dinoyo
Berita Terpopuler
Bupati Siapkan Hotel dan Gedung Sekolah Untuk Karantina Pemudik
Peristiwa  16 jam

Tunda Mudik Atau Diisolasi 14 Hari
Peristiwa  3 jam

Diduga Kena Semprot Desinfektan, Mata Kiri Karyawan Swasta Rabun Sebelah
Metropolis  6 jam

Wabup: Proyek Jembatan Gempol Jadi Catatan Buruk Dinas PUPR dan Rekanan
Sorot  10 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber