Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Uniknya Kartu Tarot Wayang
Minggu, 20-01-2019 | 02:15 wib
Oleh : Nova Sari, Aris Rahmatullah
Surabaya pojokpitu.com, Dunia ramal meramal tak jarang menjadi solusi memecahkan masalah kehidupan. Ada banyak masalah, ada banyak metode meramal, dari teh, anggur merah, buah, bunga hingga kartu tarot. Diantara berbagai "alat bantu" itu, penggunaan (kartu) tarot merupakan yang terbanyak.

Kartu tarot yang umumnya beredar umumnya gambar belanda. Namun seiring perkembangan waktu, kini ada tarot gambar wayang.

Jeng Tini, paranormal, menjelaskan, tarot biasanya untuk mengetahui keuangan, cinta, karir, keluarga,dan prediksi lainnya.
"Permainan kartu tarot bisa dipelajari, namun hasilnya tergantung dari yang membaca," jelas Jeng Tini yang juga peramal.

Dalam kartu tarot yang bergambar wayang, ada 4 jenis warna yang ada pada kartu. Masing-masing warna itu menyimbulkan waktu kejadian, untuk kartu ungu dan kuning, menyimbulkan waktu kejadian yang akan terjadi lebih pendek. Sementara hijau dan biru menengah, dan hitam untuk waktu kejadian yang lebih kama.

Kartu yang bergambar wayang ini, menyimbulkan tokoh-tokoh wayang sesuai dengan karakteristik masing-masing. Misalnya untuk kartu dengan bacaan kurang baik, bergambar bagong, patih sengkuni, adipati karna, dasamuka dan sebagainya.

Kartu-kartu tersebut merupakan simbol sosok wayang dengan sikap yang kurang baik. Sementara untuk kartu dengan pembacaan baik, seperti gambar kresna, kumbakarna, gunungan, resi wisrawa, dan sebagainya.

Menurut Jeng Tini, hasil dari kartu tarot ini hanya sebagai penunjuk peristiwa yang akan terjadi di kemudian hari. Namun tidak sepenuhnya untuk dipercaya, karena semua bergantung dari usaha dan doa masing-masing orang. (yos)




Berita Terkait


Uniknya Kartu Tarot Wayang


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber