Berita Terbaru :
Libur Panjang, KAI Prediksi Terjadi Kenaikan Penumpang 15 Persen
Diduga Menyalip Kiri, PNS Tewas Terlindas Truk
DPW PSI Deklarasi Menangkan Machfud Arifin-Mujiaman
Diduga Lakukan Ujaran Kebencian dan Pembohongan Publik, Risma-Irvan Dilaporkan Polda
Libur Panjang, Ratusan Personil Gabungan Disiagakan
Diterjang Angin Kencang, Pohon Angsana Tumbang Dan Tutupi Badan Jalan Pantura
Sering Memangsa Ternak, Ular Sanca Berukuran Besar Ditangkap Warga
Belum Dimanfaatkan, Bangunan Ngawi Food Street Mulai Rusak
Jelang Long Weekend, Dishub Gelar Ramp Check Bus
Mobil PCR Magetan Diusulkan ke Kemenkes Jadi Jejaring Laboratorium
Razia Masker Pengunjung Wisata Alam, yang Bermasker Diberikan Hadiah
Dua Pelaku Pencuri Hewan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Satgas Covid-19 Segera Lakukan Assesment 56 SMP
   

Harga Anjlok, Petani Jadikan Buah Naga Sebagai Pakan Ternak
Tapal Kuda Dan Madura  Rabu, 23-01-2019 | 01:15 wib
Reporter : Iqbal Mustika, Handoko Khusumo
Banyuwangi pojokpitu.com, Harga komoditas buah naga di Kabupaten Banyuwangi, mengalami anjlok hingga Rp 250 per kilogram, turunnya harga buah naga ini membuat para petani marah dan kecewa. Sebagian para petani buah naga di wilayah Banyuwangi selatan ini, membuang hasil panennya ke sungai.

Bahkan ada petani yang membabati buah naganya yang siap panen, dan ada juga dijadikan pakan ternak peliharaannya. Masa panen raya adalah salah satu pemicu anjloknya harga buah naga jelang perayaan imlek kali ini.

Sebagai salah satu sentra penghasil buah naga di Jawa Timur, ribuan petani di banyuwangi mengalami kerugian besar karena harga anjlok di musim panen raya kali ini.

Anjloknya harga buah naga ini juga dirasakan para petani di Dusun Persen Desa Kedung Asri Kecamatan Tegaldlimo. Mereka memilih membiarkan buah naganya tidak dipanen.

Merosotnya harga buah naga yang terjadi sejak sebulan terakhir akibat terjadinya musim panen buah naga di beberapa daerah. Dadang Setiawan menuturkan, untuk menghindari buah naga yang rusak serta menghambat pertumbuhan buah selanjutnya, petani terpaksa memanen seperlunya saja.

"Ada juga yang dijadikan pakan ternak peliharaannya dan sebagian dibuang ke sungai," jelas Dadang Setiawan.

Sebelum masa panen raya, harga buah naga bisa di kisaran Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu perkilogramnya.

Namun dalam sebulan terakhir harga buah naga anjlok hingga mencapai seribu rupiah perkilogramnya, bahkan nyaris tidak laku.

Para petani buah naga berharap kepada pemerintah agar harga buah naga naik dan kembali stabil di pasaran. (yos)

Berita Terkait

Manfaatkan Limbah Kulit Buah Naga, Pelajar SMPN 40 Buat Teh Kubuna

Sukses Budidaya Buah Naga, Petani Bojonegoro Beromset Jutaan Rupiah Setiap Panen

Petani Buah Naga Mensiasati Harga Anjlok Dengan Aneka Olahan

Harga Anjlok, Petani Jadikan Buah Naga Sebagai Pakan Ternak
Berita Terpopuler
Diduga Lakukan Ujaran Kebencian dan Pembohongan Publik, Risma-Irvan Dilaporkan P...selanjutnya
Politik  3 jam

Sering Memangsa Ternak, Ular Sanca Berukuran Besar Ditangkap Warga
Peristiwa  6 jam

Razia Masker Pengunjung Wisata Alam, yang Bermasker Diberikan Hadiah
Malang Raya  10 jam

Diduga Menyalip Kiri, PNS Tewas Terlindas Truk
Peristiwa  1 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber