Berita Terbaru :
Dewan Soroti Rusun Pandugo, Pemberian Kunci Dipolitisir
Warga Menolak Janazah Cucu Pengikut Aliran Syiah Dikubur di Desanya
Libur Panjang, KAI Prediksi Terjadi Kenaikan Penumpang 15 Persen
Diduga Menyalip Kiri, PNS Tewas Terlindas Truk
DPW PSI Deklarasi Menangkan Machfud Arifin-Mujiaman
Diduga Lakukan Ujaran Kebencian dan Pembohongan Publik, Risma-Irvan Dilaporkan Polda
Libur Panjang, Ratusan Personil Gabungan Disiagakan
Diterjang Angin Kencang, Pohon Angsana Tumbang Dan Tutupi Badan Jalan Pantura
Sering Memangsa Ternak, Ular Sanca Berukuran Besar Ditangkap Warga
Belum Dimanfaatkan, Bangunan Ngawi Food Street Mulai Rusak
Jelang Long Weekend, Dishub Gelar Ramp Check Bus
Mobil PCR Magetan Diusulkan ke Kemenkes Jadi Jejaring Laboratorium
Razia Masker Pengunjung Wisata Alam, yang Bermasker Diberikan Hadiah
Dua Pelaku Pencuri Hewan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Satgas Covid-19 Segera Lakukan Assesment 56 SMP
   

Petani Buah Naga Mensiasati Harga Anjlok Dengan Aneka Olahan
Mataraman  Sabtu, 26-01-2019 | 00:15 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com, Ditengah harga jual buah naga yang cendrung mengalami penurunan, Muhamad Sabilil Farozii Atmimi, seorang petani asal Desa Baron, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, mesiasati buah naga menjadi aneka macam olahan agar tidak mengalami kerugian.

Dengan lahan satu setengah hektar yang mempunyai hasil panen sekitar 5 ton pada bulan September sampai April, petani ini mebuat varian produk buah naga berupa selai, stik, krispy, dll.

Saat musim panen harga normal buah naga Rp 15 ribu perkilogram, namun pada musim panen buah naga kali ini anjlok hingga berkisar Rp 8 ribu perkilogram. Sehingga membuat petani buah naga membrending buah naga lebih manis dan tahan lama agar dapat memasarkannya di swalayan dan supermarket.

Salah satu produk olahan seperti selai misalnya, untuk membuatnya lumayan mudah, buah naga yang dipetik dikebun bisa langsung dikupas kemudian daging buah naga dipotong menjadi beberapa bagian ,agar saat diblender lebih mudah menjadi jus dan dilanjutkan dengan memasak sekitar 1 jam kemudian proses terakhir adalah pecking.

Dirumahnya, Muhamad Sabilil Farozii Atmimi, meproduksi aneka macam olahan buah naga dalam 1 kilo buah naga menghasilkan 1 kaleng selai seberat 300 gram yang dijual dengan harga 35 ribu rupiah.

"Sedangkan untuk stik dibutuhka 0.5 kilo buah naga untuk satu kemasan seberat 110 gram yang dijual seharga 12 ribu rupiah," kata Muhamad Sabilil Farozii Atmimi.

Sementara itu produk olahan buah naga, Farozii ini juga dipasarkan via online sehingga mampu menembus pasar skala nasional, diantaranya Kalimantan dan Sumatera, bahkan pernah diikutkan pameran skala asean dan di kedubes jepang.

Hal ini membuatnya ingin mengembangkan varian buah naga yang lebih banyak lagi seperti sirup yang masih dalam tahap uji coba. (yos)

Berita Terkait

Manfaatkan Limbah Kulit Buah Naga, Pelajar SMPN 40 Buat Teh Kubuna

Sukses Budidaya Buah Naga, Petani Bojonegoro Beromset Jutaan Rupiah Setiap Panen

Petani Buah Naga Mensiasati Harga Anjlok Dengan Aneka Olahan

Harga Anjlok, Petani Jadikan Buah Naga Sebagai Pakan Ternak
Berita Terpopuler
Diduga Lakukan Ujaran Kebencian dan Pembohongan Publik, Risma-Irvan Dilaporkan P...selanjutnya
Politik  4 jam

DPW PSI Deklarasi Menangkan Machfud Arifin-Mujiaman
Politik  3 jam

Sering Memangsa Ternak, Ular Sanca Berukuran Besar Ditangkap Warga
Peristiwa  7 jam

Diduga Menyalip Kiri, PNS Tewas Terlindas Truk
Peristiwa  2 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber