Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Lansia Ditemukan Tewas Dengan Mulut Dibungkam dan Tangan Terikat
Rabu, 30-01-2019 | 13:04 wib
Oleh : Unggul Dwi Cahyono, Beny Kurniawan
Kediri pojokpitu.com, Seorang lansia sebatang kara ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mulut dibungkam dan tangan terikat ditempat tidurnya. Korban menimpa Juminten, nenek yang berprofesi sebagai pengemis sekaligus pencari barang bekas.

Kali pertama penemuan mayat perempuan berasal Magetan ini diketahui tetangganya, yang merasa khawatir karena sejak Minggu kemarin tak kunjung keluar dari gubuk yang ditinggalinya. Bersama petugas Satpam Pasar, pintu gubug Juminten kemudian didobrak paksa. 
 
Ketika pintu gubug berhasil dibuka saksi sontak terkejut melihat kondisi korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Peristiwa penemuan jenazah ini kemudian dilaporkan ke kantor polisi terdekat.
 
Menurut AKP Andy Purnomo, Kasat Reskrim Polresta Kediri, saat ini pihaknya tidak menemukan adanya bekas luka pada tubuh korban. Namun dalam posisi korban Nampak dibungkam, pihaknya akan memastikannya. Korban harus divisum di rumah sakit. "Diduga korban dibungkam menggunakan kain kerudung serta tanganya diikat," kata AKP Andy Purnomo.
 
Kini pihak ke polisian masih terus melakukan serangkaian penyelidikan untuk mencari titik terang dalam perkara ini. Sejumlah orang yang tinggal disekitaran tempat tinggal dimintai keterangan. Lebih lanjut, pihak ke polisian belum bisa memastikan adanya barang berharga milik korban yang hilang di lokasi. 
 
Jika dilihat kondisi jenazah, korban diperkirakan meninggal dunia belum sampai 24 jam. Hal ini diperkuat dari keterangan saksi yang sempat melihat bersangkutan keluar dari tempat tinggalnya pada sore hari. (pul)

Berita Terkait


Lansia Ditemukan Tewas Dengan Mulut Dibungkam dan Tangan Terikat

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber