Berita Terbaru :
Empat Pasien Reaktif Dijemput Jalani Isolasi
Hasil Rapidtest 815 Karyawan Pabrik Rokok Madiun Non Reaktif
Bupati Kunjungi 8 Orang Yang Dikarantina Karena Mudik
Ratusan Pedagang di 3 Pasar Bojonegoro Ikut Rapid Test
Tambang Batu Kapur Runtuh, Alat Tambang Rusak Tertimbun
Optimalkan Laboratorium, Surabaya Tak Perlu Mobil Tes PCR
Kasus Covid 19 di Jatim Capai 4.409 Orang
PMI Kirim Bantuan Ventilator ke RS Muhammadiyah Lumajang
Manfaatkan Mobile PCR, Ratusan Petugas Medis dan Masyarakat Tulungagung Diuji Swab
Doni Monardo : Mobil PCR Untuk Provinsi Jatim, Namun Khusus Untuk Kota Surabaya
Memang, Test PCR Lebih Akurat Dibandingkan Rapid Test
Pemprov Bantah Bantuan Mobil PCR Dari BNPB Khusus Kota Surabaya
Penyakit GERD Sering Muncul Setelah Lebaran, Apa Penyebabnya?
Penjual Ketupat Matang Tetap Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19
Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19
   

Jenazah Yuda Guru Terseret Ombak Disambut Tangis
Mataraman  Senin, 11-02-2019 | 10:33 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Korban dikenal baik hati dan suka bergaul dengan tetangga dan keluarga. Jenazah dimakamkan di pemakaman umum Senin (11/2) pagi. Foto Saiful
Berita Video : Jenazah Yuda Guru Terseret Ombak Disambut Tangis
Jombang pojokpitu.com, Jenazah guru asal Jombang yang tenggelam di Pantai Payangan Jember disambut tangis keluarganya. Sang istri tidak menyangka kegiatan suaminya bersama rekan guru lain berubah menjadi petaka.

Ambulan yang menghantarkan jenazah Yuda Mahardika (34) tiba di rumahnya di Pulowetan  Gang 7 Jombang. Kerabat langsung menyambutnya.  Istri korban menangis seakan tak kuasa menahan kesedihan. Kerabat lain berusaha membantu menenangkan istri korban itu.

Sejumlah tetangga dan rekan korban Yuda sudah berdatangan ke rumah duka, sejak muncul kabar  4 guru SMAN dan SMK Jombang menjadi korban petaka di Pantai Payangan Jember. Yuda menjadi salah satu korban dari dua yang tewas. Sedangkan satu guru selamat dan satu masih dalam pencarian.

Marta Hardinata, saudara korban mengatakan, pihak keluarga mengaku tidak memiliki firasat apapun sebelum kejadian. "Sebelumnya, Yuda sempat bercanda dengan saudaranya jika terseret banjir akan mengikuti aliran sungai. Apalagi rumahnya sering kebanjiran saat musim penghujan," cerita Marta.

Jenazah korban yang sudah dimandikan langsung di semayamkan di rumah duka. Korban Yuda meninggalkan satu istri dan dua anak yang masih berumur 3 dan 9 tahun. Jenazah akan  dimakamkan di pemakaman umum desa setempat.

Seperti diberitakan, korban ditemukan sudah tidak bernyawa tergulung ombak bersama  Zakiya (30) seorang guru asal Desa Kalijaring Kecamatan Tembelang Jombang. Sedangkan satu rekannya  lagi Hasan (23) masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian. Kemudian Yanik Susanti (34) selamat dan sempat menjalani perawatan di Puskesmas Ambulu. (pul)

Berita Terkait

Keluarga Korban Berharap Jasad Hasan Segera Ditemukan

Ratusan Murid Antar Pemakaman Guru Korban Terseret Ombak

Proses Pencarian, 1 Korban Hilang Dilakukan Team Gabungan

Jenazah Yuda Guru Terseret Ombak Disambut Tangis
Berita Terpopuler
Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19...selanjutnya
Metropolis  6 jam

19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  15 jam

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Peristiwa  13 jam

Doni Monardo : Mobil PCR Untuk Provinsi Jatim, Namun Khusus Untuk Kota Surabaya
Politik  4 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber