Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Sidang kali ini beragendakan pembacaan eksepsi atau nota keberatan dari penasehat hukum terdakwa Ahmad Dhani, atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum. Foto Rosi
Eksepsi Ahmad Dhani Menilai Dakwaan Jaksa Tidak Cermat
Selasa, 12-02-2019 | 14:32 wib
Oleh : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Ahmad Dhani kembali menjalani sidang lanjutan atas perkara dugaan pencemaran nama baik, di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (12/2) siang.

Berbeda dengan sidang perdana, saat menjalani sidang kedua, Ahmad Dhani yang kemeja putih. Lebih percaya diri saat digiring ke ruang Cakra Pengadilan Negeri Surabaya. Sidang yang beragendakan pembacaan eksepsi ini, tim penasehat hukum terdakwa Ahmad Dhani menyatakan bila dakwaan jaksa penuntut umum tidak cermat, dan kabur.

Aldwin Rahadian, Ketua Tim Penasehat Hukum terdakwa mencatat ada 5 poin eksepsi, yang dibacakan. Diantaranya pasal yang disangkakan terhadap Ahmad Dhani, yakni penerapan pasal 27 ayat 3 yang tidak tepat. "Selain itu, tidak ada penulisan penanggalan pada dakwaan, serta obyek pelapor bukanlah perseorangan, melainkan badan hukum atau instansi," kata Aldwin Rahadian.

Tim Penasehat Hukum Ahmad Dhani menjelaskan jaksa telah keliru menerapkan pasal 27 ayat 3 yang diubah dalam undang-undang nomor 19 tahun 2008. Lantaran tidak ada pasal tersebut dalam undang-unsang nomor 19 tahun 2008, sebagai delik dalam kasus ini. Selain itu, dalam dakwaan, jaksa juga  tidak menjelaskan peran Ahmad Dhani yang diduga melakukan penghinaan. "Atas dasar ini, kami menilai surat dakwaan jaksa seharusnya  ditolak, dan meminta majelis hakim menerima eksepsi penasehat hukum terdakwa serta mengembalikan nama baik terdakwa Ahmad Dhani," tambah Aldwin Rahadian.

Atas eksepsi ini, majelis hakim yang diketuai Anton Widyopriono akan memberi waktu jaksa pada sidang berikutnya, untuk memberikan tanggapan atas eksepsi penasehat hukum Ahmad Dhani.

Seperti diketahui, Ahmad Dhani ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jatim. Bermula dari ucapan idiot yang dilontarkan dalam vlog Ahmad Dhani saat aksi #2019ganti presiden di Surabaya beberapa waktu lalu. Vlog tersebut kemudian dilaporkan oleh elemen masyarakat, koalisi bela NKRI ke Polda Jawa Timur atas tuduhan pencemaran nama baik. (pul)

Berita Terkait


Ahmad Dhani Bersikukuh Tidak Bersalah Atas Video Vlog Idiot

Kata Dokter, Kondisi Ahmad Dhani Mulai Membaik

Ahmad Dhani Jalani Sidang Dengan Asam Urat Kambuh

Penasehat Hukum Ahmad Dhani Tolak Ahli ITE


Penasehat Hukum Ahmad Dhani Tolak Ahli ITE

Vlog Ahmad Dhani Menghina Orang Diluar Hotel, Penasehat Hukum Tak Akui Ahli

Begini Kata Pengacara Soal Konser Ahmad Dhani Batal

Ahmad Dhani Dipastikan Tidak Dapat Izin Untuk Menghadiri Konser Dewa di Surabaya

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber