Berita Terbaru :
Tanah Gerak, 5 Rumah Warga Ponorogo Dikosongkan
Kendaraan yang Terlambat Bayar Pajak Selama 5 Tahun Bebas Denda
Warga Tetap Protes Kendaraan Berat Mengaspal di Jalan Raya Munggut
Longsor, Batu Raksasa Tutup Jalan Raya Ngebel
Tidak Ada Penutupan Jalan, Hanya Dibuat Satu Arus
Bupati Suprawoto Sapa Pasien Covid-19 Yang Sembuh
Tragis, 2 Remaja Bojonegoro Tenggelam Saat Mandi di Sungai
Polisi Bubarkan Aktifitas Pasar Sapi Jember
Diterjang Puting Beliung Puluhan Rumah Rusak Parah
Komunitas Yutuber Mojokerto Berikan Kado dan Dukungan Untuk Tim Medis
Pasien Dalam Pengawasan Covid 19 Asal Jombang Meninggal Dunia
Syarat Pasien Sembuh Covid-19, Pelayanan Medis Harus Bagus
Bondowoso Satu Keluarga Tewas Masuk Septic Tank 20 Meter
Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penutupan Pasar Kapasan Ditunda
Pemprov Jatim Anggarkan Rp 2,3 Triliun Untuk Penanganan Covid19
   

Edarkan Uang Palsu di Pasar, Sugiarti Ditangkap Serse Polres Blitar
Mataraman  Rabu, 27-03-2019 | 02:20 wib
Reporter : Mochammad Asrofi, Imron Danu
Blitar pojokpitu.com, Kenal melalui media sosial facebook dan dijanjikan akan dinikahi, seorang perempuan asal Jawa Tengah nekat edarkan uang palsu di Pasar Srengat Kabupaten Blitar, dari kekaksihnya. Pelaku sempat membeli beberapa kebutuhan dapur, sebelum diamankan oleh pedagang yang curiga.

Peristiwa penangkapan pelaku pengedar uang palsu yang dilakukan oleh pengedar sempat terekam vidio salah satu warga, sontak pasar srengat menjadi gaduh dan ramai-ramai ingin melihat pelaku pengedar uang palsu.

Beruntung pelaku tidak sampai dihajar oleh para pedagang, yang emosi karena dagangannya dibeli pelaku menggunakan uang palsu. Pelaku selanjutnya diserahkan ke pihak kepolisian resort blitar kota.

Pelaku diketahui bernama Sugiarti (41) warga Kabupaten Purbalingga-Jawa Tengah. Dari tangan pelaku, petugas mengamankan empat lembar uang palsu senilai empat ratus ribu, uang kembalian dari pedagang, beberapa jenis sayuran, tempe, jajanan, kacang tanah yang dibeli pelaku dengan uang palsu.

Dihadapan petugas, pelaku mengaku berdalih membeli dengan uang palsu karena uang palsu tersebut diberikan oleh pacarnya. Selian itu, ia juga tidak punya ongkos untuk pulang ke rumahnya. Ia mendapatkan uang palsu dari pacarnya yang bernama Wardi warga kediri, yang berjanji akan menikahinya.

Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar, mengatakan, pelaku awalnya kenal dengan seseorang di Jakarta dan kemudian mereka berpacaran dan berjanji akan menikah.

"Pelaku lalu diminta datang ke Kediri dan selanjutnya pelaku diberi uang palsu delapan ratus ribu, untuk berbelanja di pasar. Kita juga menghimbau agar masyarakat selalu waspada terhadap peredaran uang palsu apalagi menjelang pemilu," jelas AKBP Adewira Negara Siregar.

Kini petugas masih mengembangkan kasus ini, untuk menangkap pacar pelaku, yang sudah diketahui identitasnya. Sementara pelaku akan dijerat dengan pasal 36 uu ri nomor 7 tahun 2011, tentang mata uang dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (yos)

Berita Terkait

Jelang Pilkada, Polisi Amankan 2 Residivis Pengedar Upal

Coba Coba Buat Upal, Perangkat Desa Dijebloskan ke Bui

Jelang Lebaran, Polisi Gencar Razia Upal

Pengedar Upal Lewat Facebook Mulai Diadili
Berita Terpopuler
Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penutupan Pasar Kapasan Ditunda
Metropolis  4 jam

Kata Pasien COVID-19, Virus Corona Bukan Soal Penyakit Saja
Covid-19  9 jam

Dampak Covid-19, 34 Warga Binaan Madiun Dibebaskan
Hukum  17 jam

Polres Blitar Kota Ungkap 295 Kasus Dalam Operasi Pekat
Peristiwa  15 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber