Berita Terbaru :
Warga Protes Dugaan Penggelapan Uang Iuran Makam
Seorang Pelajar Ditangkap Usai Beli Narkoba
Penggunaan Bilik Sterilisasi Tidak Efektif
Jalani Perawatan di Rumah Sakit PDP, Seorang Pegawai Kemenag Kota Mojokerto Meninggal Dunia
Suami Jual Isteri Untuk Layanan Seks Threesome Bertarif Rp 2 Juta
Pemkot Surabaya Dapat Bantuan APD dan Bilik Aseptik Dari Ubaya
Hadang Penyebaran Covid-19 di Perbatasan, Petugas Screening Pengendara
Akibat Virus Corona, PMI Jember Kekurangan Stok Darah
Sidang Kasus Aset Pemkot Malang Digelar Melalui Online
RSJ Lawang Siapkan Ruang Isolasi Bagi ODP Pasien ODGJ
Remisi Corona, 26 Narapidana Lapas Mojokerto Bebas Bersyarat
DAMRI Batasi Operasional Bus Cegah Penyebaran Virus
Antisipasi Virus Corona, 49 Narapidana Pulang Bebas Lebih Cepat
Cegah Virus Corona, 777 Napi di Jatim Dibebaskan
Politisi Senior KH Masykur Hasyim Tutup Usia
   

Antisipasi Bencana, BPBD Pasang Alat Deteksi Banjir
Tapal Kuda Dan Madura  Rabu, 17-04-2019 | 08:30 wib
Reporter : Andi Nurcholis
Situbondo pojokpitu.com, Dalam mengantisipasi bencana, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo dan BPBD Jawa Timur, memasang sebuah alat sensor deteksi ancaman banjir. Pemasangan alat tersebut, diperuntukkan kesigaan dini warga bantaran sungai sampean baru.

Pemasangan ini dilakukan di Dusun Bantongan Desa Sumber Kolak Kecamatan Panarukan. Satu alat bantuan dari BPBD Jawa Timur ini, bertujuan untuk kesiap siagaan warga sebelum terjadinya bencana banjir sungai sampean baru.

Sebuah sensor utama di taruh diatas jembatan, untuk mendeteksi ketinggian air sungai sampean baru. Dua sirine manual, berfungsi memberi peringtan dini kepada warga terhadap waspada banjir.

Namun alat ini pun memiliki kelemahan, alat ketinggian air ini sensitif oleh sejenis burung  dan kupu kupu, saat mereka terbang di area sensor. Namun, untuk membantu monitoring yang terkoneksi ke BPBD Situbondo dan BPBD Jatim dipasang sebuah kamera CCTV.

Gatot Trikorawan , Kabid Kesiapsiagaan BPBS Situbondo, mengatakan, bantuan alat deteksi banjir ini nantinya akan membawatu warga di bantaran sungai sampan baru.

"Kangkah kedepan, BPBD akan segera melakukan sosialisai fungsi alat deteksi banjir tersebut," kata Gatot Trikorawan.

Perlu diketahui, aliran sungai sampean baru kerap meresahkan warga bataran sungai, jika ketinggian air meningkat. Sungai sampan baru ini pernah terjadi banjir bandang selama dua kali. (yos)

Berita Terkait

Antisipasi Bencana, BPBD Pasang Alat Deteksi Banjir

Hebat ! Bisa Mendeteksi Bahaya Banjir Lewat Ponsel
Berita Terpopuler
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Metropolis  6 jam

5,9 Juta Pelanggan Listrik di Jawa Timur Akan Dapatkan Keringanan Pembayaran
Metropolis  10 jam

Physical Distancing Tutup Jalur Penarukan-Malang Guna Memutus Rantai Penyebaran ...selanjutnya
Malang Raya  6 jam

Pendapatan Makin Menurun, Tukang Becak Makin Terdesak Kebutuhan Hidup
Peristiwa  12 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan

Gencar Tracking, Pasca Dipastikan Positif Covid 19 di Kecamatan Geger
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber