Berita Terbaru :
Sekolah Siap Jalani Tatanan Baru New Normal
Dishub Tuban Ciptakan Garis Jaga Jarak Mirip di Moto GP
Wali Murid Khawatir Apabila Anaknya Kembali Masuk Sekolah
Dinas Pariwisata Siapkan Konsep New Normal Sarangan
Tim Gugus Tugas Covid 19 Ponorogo Sudah Lakukan 2000 Rapid Tes
Bupati Intruksikan Tegas Lakukan Pembubaran Tempat Berkumpulnya Warga
KPU Butuh Tambahan Anggaran Rp 9 Miliar Untuk Penerapan Protokol Kesehatan
Cafe Kopi yang Ditemukan 6 OTG Ditutup Sementara
Harga Empon-Empon Anjlok di Pasar Tradisional
Pemegang Senpi di Polres Malang Diperiksa
   

Diduga Ada Pelanggaran Pemilu, 10 Kabupaten dan Kota di Jatim Berpotensi Lakukan PSU
Peristiwa  Kamis, 18-04-2019 | 18:22 wib
Reporter : Aminuddin Ilham
Ketua Bawaslu Jawa Timur, Aang Khunaifi,
Mojokerto pojokpitu.com, Adanya penemuan dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan Pemilu 2019 yang berlangsung kemarin. Sebanyak 10 kabupaten dan kota di wilayah Jawa Timur, berpotensi akan dilakukan pemungutan suara ulang. Untuk merekomendasikan dilakukanya PSU, Bawaslu Jatim masih menunggu hasil investigasi di sejumlah wilayah yang bermasalah.

Banyaknya laporan adanya penemuan pelanggaran dalam pelaksaan pemilu 2019, yang berlangsung tanggal 17 April kemarin, sebanyak 10 kabupaten dan kota di wilayah Jawa Timur, akan direkomendasikan oleh Bawaslu untuk melakukan pemungutan suara ulang (PSU).
 
Sepuluh kabupaten yang ditemukan adanya pelanggaran pemilu, meliputi Kabupaten Sumenep, Sampang, Bangkalan, Pasuruan, Mojokerto dan Kota Mojokerto, Kabupaten Gresik, Ponorogo dan Kota Malang serta Surabaya. Indikasi pelanggaran yang ditemukan di 12 TPS tersebut, diantaranya, warga belum cukup umur mendapatkan C6 untuk mencoblos dan surat suara sudah tercoblos.
 
Ketua Bawaslu Jawa Timur, Aang Khunaifi, menyatakan, dari penemuan pelanggaran pemilu di 10 kabupaten dan kota di Jawa Timur, pihaknya belum bisa memastikan keseruannya untuk dilakukan pemungutan suara ulang untuk pilpres, karena masih menunggu hasil investigasi di sejumlah daerah yang bermasalah.
 
Sementara untuk mengeluarkan rekomendasi dilakukannya pemungutan suara ulang yang akan dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Bawasalu Jatim masih memerlukan kajian ulang dari hasil investigasi di sejumlah daerah dalam waktu tiga sampai empat hari ke depan.(end)

Berita Terkait

Mantan Ketua Panswaskab dan Dua Rekannya Masuk Bui

Terbukti Melakukan Pelanggaran Pemilu, 5 Anggota PPK Dipecat

Kumpulkan Data Pelanggaran, Apnas Himbau Masyarakat Tidak Terpengaruh Quick Count

Diduga Ada Pelanggaran Pemilu, 10 Kabupaten dan Kota di Jatim Berpotensi Lakukan PSU
Berita Terpopuler
Pemegang Senpi di Polres Malang Diperiksa
Malang Raya  13 jam

Dinas Pariwisata Siapkan Konsep New Normal Sarangan
Mlaku - Mlaku  7 jam

Cafe Kopi yang Ditemukan 6 OTG Ditutup Sementara
Malang Raya  11 jam

Wali Murid Khawatir Apabila Anaknya Kembali Masuk Sekolah
Pendidikan  6 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber