Berita Terbaru :
Tukang Sablon Pakai Ganja Selama Empat Tahun Jalani Persidangan Online
Ratusan Warga Arak Pasien Covid Sembuh Keliling Kampung
Populer di Play Store, Aplikasi Anti-China Sudah Dihapus Google
Merasa Tidak Adil, Warga Laporkan Bupati Ke DPRD
Penjualan Moge Anjlok, Triumph Rumahkan 400 Karyawan
Amankah Makan di Luar Rumah Saat Pandemi Corona?
Total 1.300 Calon Jamaah Haji Asal Tuban Gagal Berangkat
Miliki Bondet, Seorang Pria Lumajang Ditangkap Polisi
Mimos, Robot Tanaman Canggih Ala Jepang Karya Siswa SMK
Di Tengah Pendemi Covid 19, Warga Turi Bersyukur Terima Sertifikat Gratis
Terlanjur Beli Oleh Oleh, CJH Ini Mengaku Kecewa
Bejat, Begini Wajah Napi Asimilasi Yang Cabuli Anak Calon Istri
   

Gadis Pemakan Jari Dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa
Peristiwa  Minggu, 21-04-2019 | 17:10 wib
Reporter : Unggul Dwi Cahyono, Benny Kurniawan
Langkah dirujuk agar proses pengobatan berjalan maksimal dan pasien tidak meminta pulang kembali. Foto Benny
Kediri pojokpitu.com, Wiji Fitria gadis asal Kabupaten Kediri, yang memakan jari - jarinya sendiri lantaran mengidap gangguan jiwa. Akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa Menur oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.

Maka penderitaan Wiji Fitria, gadis pemakan jari - jarinya sendiri akibat mengidap skizofrenia asal Desa Ngadi, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri , akhirnya berakhir. Sebab Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, merujuk Wiji ke Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya guna menjalani pengobatan  secara intensif .

Selama ini, pihak Dinas Kesehatan kesulitan untuk melakukan pengobatan dan perawatan terhadap Wiji, lantaran selalu mendapatkan penolakan dari neneknya Jirah. Padahal Wiji pernah mendapat rujukan ke Rumah Sakit Jiwa Lawang Malang hingga  tiga kali. Namun karena keinginan nenek, Wiji kembali dibawa pulang dan hanya dirawat seadanya di rumah.

Sukesi, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur mengatakan, guna mendapatkan perawatan secara intensif, pihaknya merujuk Wiji ke Rumah Sakit Jiwa Menur guna mengantisipasi penolakan dari neneknya. "Kami melarang Nenek Jirah turut ke rumah sakit, karena selama berada di rumah sakit, selalu memaksa petugas untuk memulangkan Wiji secara paksa," kata Sukesi.

Sementara itu dari hasil pemeriksaan, Wiji didiagnosis mengidap skizofrenia yang mengakibatkan wiji sering berhalusinasi hingga memakan jari -jarinya sendiri. (pul)

Berita Terkait

RSJ Menur Bentuk Tim Dokter Khusus Untuk Tangani Gadis Pemakan Tangan

Gadis Pemakan Jari Dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa

Kasihan, Gadis Pemakaian Jari Ini Korban Orangtua Cerai
Berita Terpopuler
Bejat, Begini Wajah Napi Asimilasi Yang Cabuli Anak Calon Istri
Peristiwa  9 jam

Terlanjur Beli Oleh Oleh, CJH Ini Mengaku Kecewa
Peristiwa  8 jam

Mimos, Robot Tanaman Canggih Ala Jepang Karya Siswa SMK
Teknologi  6 jam

Miliki Bondet, Seorang Pria Lumajang Ditangkap Polisi
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber