Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Korban Rudi Wibowo (40) mendapat luka di bagian kepala dan harus mendapat perawatan di sebuah rumah sakit. Foto Nanda
Caleg DPR RI Partai Perindo Dianiaya Sesama Caleg Satu Partai
Minggu, 21-04-2019 | 18:03 wib
Oleh : Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com, Diduga dituduh mencuri suara di daerah pemilihan, seorang Caleg Partai Perindo dianiaya oleh Caleg lainnya yang satu partai dengannya.

Korban Rudi Wibowo (40) seorang Caleg DPR RI Partai Perindo daerah pemilihan Surabaya-Sidoarjo. Korban tengah terkapar di rumah sakit, setelah kepalanya di pukul benda keras oleh salah satu Caleg satu partai dan satu daerah pemilihan berinisial PS, Sabtu (20/4) malam.

Saat ditemui di Rumah Sakit Adi Husada Undaan Surabaya, Rudi Wibowo menjelaskan pemukulan terjadi saat dirinya diminta PS datang ke rumahnya kawasan Perumahan Dian Istana Wiyung Surabaya. Saat sampai rumah PS, Rudi Wibowo rupanya dituduh telah mencuri suara di TPS 5 Endrosono Wonokusumo Surabaya. Serta diminta menandatangani sejumlah berkas perjanjian.

Rudi yang juga warga Perumahan Babatan Indah Surabaya itu mengaku dipukul secara membabi buta menggunakan benda tumpul. Hingga mengalami luka sobek di kepala sebelah kiri.

Rudi didampingi kuasa hukumnya Vena Naftalia, juga mengaku sudah melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Surabaya.

Sementara itu saat dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran membenarkan adanya kejadian penganiayaan itu. Namun menurutnya, penanganannya sudah di limpahkan ke Ditreskrimum Polda Jatim. Lantaran terduga pelaku PS juga membuat laporan ke Polda Jatim. (pul)

Berita Terkait


Korban Penganiayaan Caleg Perindo Protes, Pelaku PS Masih Keliaran

Caleg DPR RI Partai Perindo Dianiaya Sesama Caleg Satu Partai


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber