Berita Terbaru :
Populer di Play Store, Aplikasi Anti-China Sudah Dihapus Google
Merasa Tidak Adil, Warga Laporkan Bupati Ke DPRD
Penjualan Moge Anjlok, Triumph Rumahkan 400 Karyawan
Amankah Makan di Luar Rumah Saat Pandemi Corona?
Total 1.300 Calon Jamaah Haji Asal Tuban Gagal Berangkat
Miliki Bondet, Seorang Pria Lumajang Ditangkap Polisi
Mimos, Robot Tanaman Canggih Ala Jepang Karya Siswa SMK
Di Tengah Pendemi Covid 19, Warga Turi Bersyukur Terima Sertifikat Gratis
Terlanjur Beli Oleh Oleh, CJH Ini Mengaku Kecewa
Bejat, Begini Wajah Napi Asimilasi Yang Cabuli Anak Calon Istri
   

7 Makanan Sehat ini Ramah Lingkungan
Life Style  Senin, 22-04-2019 | 00:05 wib
Reporter :
pojokpitu.com, Tidak semua makanan sehat itu ramah lingkungan. Beberapa buah-buahan misalnya, membutuhkan cukup banyak air dan pestisida untuk tumbuh secara optimal. Karena itulah, makanan sehat yang ramah lingkungan identik dengan makanan organik. Menurut dr. Nitish Basant Adnani, BMedSc, MSc dari KlikDokter, makanan organik adalah produk nabati atau hewani yang diproduksi dan diolah tanpa melakukan perubahan kimiawi atau sintetis dalam bentuk apa pun.

"Makanan jenis ini tidak mengandung zat sintetis untuk pestisida, penyubur, atau zat lain dalam produksinya."

Oleh karena ketiadaan kandungan zat sintetis, penyubur, dan zat lainnya itulah, tak heran makanan ini ramah bagi lingkungan. Nah, Anda yang ingin makan sehat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan, bisa mengonsumsi makanan-makanan ini, dilansir dari Milkandeggs.com.

1. Brokoli
Brokoli menghasilkan senyawa yang dapat berfungsi sebagai pestisida alami. Itu berarti, petani tidak memerlukan bahan kimia berlebih untuk dapat menanam dan memanen sayuran yang kaya antioksidan ini. Tak cuma ramah lingkungan dan bikin biaya produksi petani menjadi minim, brokoli juga mampu mencegah Anda dari penyakit kronis mematikan seperti kanker.

2. Kacang polong
Kacang polong dapat dikatakan sebagai makanan sehat yang ramah lingkungan karena dapat membuat nitrogen sendiri sehingga tidak memerlukan pupuk sintetis. Jika dipanen secara berkelanjutan, kacang polong justru akan membantu memperkaya tanah dengan nitrogen ekstra. Dengan kata lain, kacang polong merupakan "pahlawan lingkungan" dalam dunia sayuran!

3. Bawang
Bau menyengat dari bawang memang bertujuan untuk mencegah serangga menggerogotinya. Dalam bawang, terdapat bahan kimia yang mengandung belerang sehingga mampu  membuat Anda menangis ketika memotongnya. Meski bikin Anda menangis dan tangan berbau tak sedap, setidaknya bawang dapat mempertahankan dirinya sendiri dari serangan hama.

4. Kentang
Kentang hanya membutuhkan air dan pupuk alami dalam jumlah sedang. Kentang juga dapat mempertahankan dirinya sendiri dari serangan hama karena menghasilkan senyawa tertentu.

Bahkan, asalkan disimpan di tempat yang kering (tidak harus di kulkas), kentang dapat bertahan cukup lama di dapur Anda. Jadi, selain kacang polong, kentang juga dapat menjadi juara makanan sehat yang ramah lingkungan.

5. Jeruk 
Pemakaian air juga menjadi aspek pertimbangan ramah lingkungan. Ketika tanaman lain perlu dalam jumlah banyak, jeruk tidak membutuhkan air terlalu banyak.

Setengah kilogram tanaman seperti padi, zaitun, pisang, mangga, dan cokelat membutuhkan ratusan galon air untuk menyuburkannya. Namun, tanaman jeruk hanya membutuhkan 55 galon air. Tentu bisa menghemat air bukan?

6. Apel
Sama seperti jeruk, apel juga tidak terlalu membutuhkan banyak air dan pupuk. Tanaman apel hanya membutuhkan 83 galon air per setengah kilogram buah.

Namun sayang, apel tidak memiliki kemampuan alamiah yang tinggi dalam melindungi diri dari serangan hama. Karena itu, sebagian besar apel membutuhkan pestisida.

7. Pir
Tak seperti apel, pir mencapai kematangan optimal setelah dipetik lalu diletakkan dalam tempat penyimpanan. Oleh sebab itu, tidak diperlukan transportasi yang cepat dan boros bahan bakar.

Tentu saja penghematan energi seperti itu masuk dalam aspek ramah lingkungan.

Itulah tujuh makanan sehat yang ramah lingkungan. Dengan mengonsumsi makanan-makanan itu, secara tidak langsung Anda juga bisa menjaga kelestarian lingkungan karena minim pemakaian air, pestisida, bahkan hemat bahan bakar!(HNS/RVS/klikdokter)

Sumber : Klikdokter

Berita Terkait

Dampak Covid-19, Warga Perumahan Gantung Bahan Makanan Untuk Bantu Warga

Waspada Makanan Mengandung Bahan Berbahaya

Ini 9 Makanan Penambah Stamina Saat Lembur Kerja

7 Makanan Sehat ini Ramah Lingkungan
Berita Terpopuler
Bejat, Begini Wajah Napi Asimilasi Yang Cabuli Anak Calon Istri
Peristiwa  8 jam

Terlanjur Beli Oleh Oleh, CJH Ini Mengaku Kecewa
Peristiwa  7 jam

Mimos, Robot Tanaman Canggih Ala Jepang Karya Siswa SMK
Teknologi  5 jam

Di Tengah Pendemi Covid 19, Warga Turi Bersyukur Terima Sertifikat Gratis
Peristiwa  6 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber