Berita Terbaru :
Pemkab Ponorogo Siapkan Tempat Isolasi Untuk Pemudik
Siswa SMK di Blitar Produksi 2000 APD Gratis Untuk Tim Medis
Pemanfaatan Gas Metan Hasil Pengolahan Sampah TPA Selopuro
Dua Minggu Tutup Pedagang Konveksi PBM Kembali Buka
Tempat Duduk Bus Harus Diberi Pembatas
DPUTR: Semua Ada di LPSE, Jangan Asal Nuding
Stabilkan Ekonomi Terdampak Covid 19, Pemda Berikan Beras Ke Warga
Sering Dijadikan Tempat Berkumpul, Taman Tajamara Disemprot Disinfectan
Rusunawa Pesantren Jombang Siap Tampung 80 Pemudik
Jelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Dapur Naik
   

Ratusan Peserta Ikut Kerapan Kelinci
Rehat  Senin, 22-04-2019 | 18:58 wib
Reporter : Achmad Arif
Lumajang pojokpitu.com, Kalau anda mendengar lomba kerapan sapi atau kerbau mungkin telah biasa, tapi tidak dengan yang satu ini, kerapakan kelinci namanya.

Jenis hewan mamalia ini justru diikutkan lomba adu kecamatan larinya, di lapangan Desa Wonuayu, Kecamatan Ranuyoso, Lumajang.

Bertempat di ladang bekas tanaman jagung, lapangan yang menyurupai sikuit balap motor ini dibangun di Desa Wonuayu, Kecamatan Ranuyoso, Lumajang. Lapangan sepanjang 50 meter dengan lebar enam meter ini, menjadi tempat perlombaan hewanan mamalia tersebut.

Saat panitia memberikan aba-aba dimulai, para peserta mempersiapkan kelinci terbaiknya. Benar saja, saat pemandu permainan memerintahkan kelinci dilepas, dua ekor kelinci yang di perlombakan berlari kencang.

Sorak sorai dari pemilik maupun pendukung ramai. Bahkan, aksi taruhan antar  pemain dan pengunjung pun terjadi.

Untuk ikut kerapan kelinci ini, peserta harus mempersiakan kelinci-kelinci pilihannya. Terutama dari kesehatannya. Selain pula, kelinci ini juga harus mendapatkan parawatan prima.

Mulai dari makanannya hingga minumnya, makannya harus makanan rumput pilihan. sedangkan minumnya harus dicampur telur. Akhirnya, kelinci ini juga harus banyak berlatih lari.

Tak hanya itu, saat kelinci ini akan ikut lomba. Pemilik kelinci memasang anek hiasan di tubuh kelinci. Mulai dari kalung kresek, hingga dua jeputan di punggung dan ekornya.
 
Parktis saat dilepas, kelinci pun bisa berlari kencang. Karena takut bunyi keresek dan rasa sakit dari jepitan ditubuhnya.

Acara lomba kerap kelinci ini merupakan tradisi bagi warga Ranuyoso, selain sarana hiburan, kerap ini juga ajang silaturahmi pemelihara kelinci. Ratusan peserta ikut dalam lomba ini, mereka datang dari Probolinggo, Jember dan Lumajang.

Nanang, panitia, mengatakan, Dengan lomba ini, harga kelinci bisa meningkat, bisanya harga kelinci hanya 30 ribu rupiah. jika menang lomba, kelinci bisa tembus Rp 7 juta per ekornya. (yos)

Berita Terkait

Ratusan Peserta Ikut Kerapan Kelinci

Karapan Kelinci, Mulai Digemari Warga Madura
Berita Terpopuler
Jelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Dapur Naik
Ekonomi Dan Bisnis  10 jam

Stabilkan Ekonomi Terdampak Covid 19, Pemda Berikan Beras Ke Warga
Ekonomi Dan Bisnis  7 jam

Sering Dijadikan Tempat Berkumpul, Taman Tajamara Disemprot Disinfectan
Peristiwa  8 jam

Tempat Duduk Bus Harus Diberi Pembatas
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber