Berita Terbaru :
Dua Pasien PDP Covid 19 di Kabupaten Sidoarjo Meninggal Dunia
Sembuh dari Virus Corona, Andrea Dian: Puji Tuhan
Masya Allah, Karangan Bunga Daeng Beta Seratusan. Iki Tanda Khofifah Wong Gedhe
Lawan Covid-19, Komunitas Exodus Bagikan APD ke Puskesmas dan Ojol
Lawan Covid 19, Warga Perumahan di Mojokerto Bersama Berjemur Badan
Dampak Corona, Travel Umroh Dan Haji Alami Penurunan Omzet 75 Persen
Menyantap Gurihnya Lontong Pedal Khas Bojonegoro
Antisipasi Penyebaran Virus Covid 19, Muspika dan Pemdes Bagi Masker
Dirumahkan, Karyawan Homestay Produksi Masker
Selangkah Lagi Pasangan OK Kantongi Rekom Partai Golkar
Akibat Masker Mulai Langka, Warga Binaan Rutan Trenggalek Produksi Masker Sendiri
Bantuan 100 APD Hazmat Suit Berupa Baju Pelindung Untuk Tenaga Medis Bojonegoro
Pelaku Pembunuhan di Kebun Ternyata Suaminya Sendiri
Cerita Pengusaha Konveksi di Tengah Wabah Covid-19
Dampak Covid-19, Okupansi Hotel dan Restoran di Tulungagung Tinggal 8 Persen
   

Berkah Ramadan, Pesanan Kain Tenun Ikat Bandar Meningkat
Mataraman  Selasa, 14-05-2019 | 22:17 wib
Reporter : Unggul Dwi Cahyono, Benny Kurniawan
Kediri pojokpitu.com, Ramadan menjadi berkah tersendiri bagi para perajin kain tenun ikat di Sentra Kain Tenun Ikat Bandar Kidul, Kota Kediri. Permintaan kain tenun ikat meningkat sebesar 20 persen dari bulan biasanya.

Kini perajin tengah mengebut pesanan yang datang dari berbagai daerah dengan jumlah ribuan potong, yang harus diselesaikan sebelum lebaran tiba.

Tentu, perajin kain tenun ikat bandar kidul kota kediri medali mas tengah menggenjot pengerjaan pesanan kain. Ada peningkatan pesanan sebesar 20 persen dibanding hari biasanya.

Pesanan datang dari berbagai daerah di Indonesia, jumlahnya tak tanggung-tanggung, mencapai 1000 potong yang harus mereka selesaikan bersama 98 karyawan di minggu kedua puasa ini.

Bahkan karyawan juga harus menyelesaikan pesanan diluar penggunaan lebaran, seperti dari lembaga pendidikan serta mempersiapkan stok sebagai buah tangan yang biasa dicari para pemudik ketika berkunjung ke Kota Kediri.

Yusna Qurrotaayun, generasi penerus Siti Ruqoyah, perajin kain tenun ikat bandar kidul ternama mengaku, kini pesanan sudah ditutup. "Sementara pesanan yang masuk kembali akan dilayani setelah selesainya lebaran, atau konsumen dapat memilih kain dan hasil jadi yang saat ini hanya menyisakan beberapa stok saja di show roomnya," kata Yusna Qurrotaayun.

Tak ada kenaikan harga diramadan kali ini. Harga naik hanya Rp 5 ribu perpotong kain dengan ukuran 2,5 meter sejak adanya kenaikan pajak impor benang sebesar 20 persen, pada awal tahun ini yang dibebankan pada pengrajin tahun lalu.

Kain tenun ikat bandar kidul kota kediri ini ada sejak tahun 1950an. Sempat surut di tahun 1985 dan kembali berjaya hingga saat ini, kini di sentranya terdapat belasan perajin yang terus menciptakan motif dan kreasi baru. Tak hanya pakaian, kain tenun ini juga diaplikasikan pada sepatu dan tas.

Motif dan bahan yang halus membuat kain khas kota kediri ini banyak diminati konsumen. Di moment seperti saat ini para konsumen umumnya mengenakannya untuk di hari idul fitri atau untuk bingkisan parcel yang dibagikan untuk sanak saudara atau karyawan dan kolega bagi perusahaan. (yos)

Berita Terkait

Titin Sudarsa Angkat Tenun Lamongan

Berkah Ramadan, Pesanan Kain Tenun Ikat Bandar Meningkat
Berita Terpopuler
Lawan Covid-19, Komunitas Exodus Bagikan APD ke Puskesmas dan Ojol
Metropolis  7 jam

Masya Allah, Karangan Bunga Daeng Beta Seratusan. Iki Tanda Khofifah Wong Gedhe
Opini  4 jam

Keterlaluan, Bisnis Ganja di Tengah Wabah Corona
Hukum  16 jam

Isi Libur Sekolah, Siswi SMKN 1 Sidoarjo Membuat APD dan Masker
Pendidikan  14 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber