Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Rebutan Tumpeng Dumbek Warnai Ritual Sedekah Bumi
Kamis, 27-06-2019 | 21:15 wib
Oleh : Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Rebutan tumpeng dumbek mewarnai ritual sedekah bumi di area sumber air brubulan Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Puluhan emak-emak terlibat desak-desakan dengan para pria dan anak-anak demi mendapat dumbek untuk dimakan bersama keluarga. Tradisi tahunan itu digelar sebagai wujud syukur warga atas limpahan air.

Ritual sedekah bumi warga Desa Kesamben, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban. Diawali dengan arak-arakan tumpeng raksasa setinggi 3 meter berisi ribuan jajanan tradisional dumbek, serta berbagai macam hasil bumi ini diarak keliling kampung.

Ratusan warga mulai wanita, anak-anak, hingga pria dewasa, nampak antusias mengikuti arak-arakan tumpeng. Mereka berjalan beriringan keliling kampung, hingga menuju sumber air brubulan di kawasan perbukitan kapur.

Sedekah bumi diisi dengan pembacaan sholawat nabi dan doa bersama, yang dipimpin seorang ulama. Namun, belum selesai doa dipanjatkan, warga takut tidak kebagian terus berusaha merangsek mendekati tumpeng raksasa.

Mereka langsung memperebutkan isi tumpeng, puluhan emak-emak terlibat desak-desakan dengan para pria dan anak-anak, tak sampai sepuluh menit, seluruh isi tumpeng ludes. Meski harus berebut, warga mengaku senang bisa pulang membawa dumbek untuk diamkan bersama keluarga.

Lumaji, juru kunci sumber air brubulan, menjelaskan, sedekah bumi ini merupakan tradisi tahunan, yang digelar warga desa kesamben sebagai wujud rasa syukur atas limpahan air dari sumber brubulan.

"Sementara tumpeng berisi dumbek bertujuan untuk mengenalkan jajanan tardisional ini kepada masyarakat lebih luas," kata Lumaji.

Dumbek merupakan jajanan tradisional khas Kabupaten Tuban, yang pusat produksinya berada di Desa Kesamben. Dumbek terbuat dari campuran tepung beras, santan kelapa, dan gula merah, yang dipanaskan.

Sementara bungkusnya dibuat dari daun siwalan yang digulung menyerupai terompet. (yos)





Berita Terkait


Keboan Aliyan, Tradisi Agraris Desa di Banyuwangi Agar Panen Berlimpah

Tradisi Ojung Ritual Minta Hujan

Bersih Kampung, Kasur dan Tumpeng Hiasi Jalanan Desa Adat Kemiren Banyuwangi

Rebutan Tumpeng Dumbek Warnai Ritual Sedekah Bumi


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber