Berita Terbaru :
Diganti Sepihak, 8 Pendamping Bansos Pangan Kecewa Terhadap Dinsos
Polemik Rp 200 Milyar, Bawaslu Panggil Pelapor dan Terlapor
Produksi Gula Pg Semboro Lampaui Target Tahun 2020
Serangan Hama Burung Jelang Panen, Petani Padi Resah
Pemkab Bojonegoro Gelar Screaning Swab Tcm
Pengunjung dan Pengelolan THM Jalani Rapid Test
Masalah Ekonomi Menjadi Pemicu Perceraian di Tengah Pandemi
Komunitas Pecinta Kopi Bagikan 1000 Gelas Kopi Gratis
   

Harga Cabai Rawit Rp 50 Ribu, Pasokan Cabai Terus Menipis
Ekonomi Dan Bisnis  Kamis, 04-07-2019 | 04:06 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Saat ini pasokan cabai ke Probolinggo sangat minim hingga ketersediaan terus menipis. Foto Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di Kota Probolinggo mencapai Rp 50 ribu per kilogramnya. Sehari sebelumnya harganya masih dikisaran Rp 40 ribu.

Dari pantauan di pasar baru Kota Probolinggo, stok cabai rawit terus menipis. Terlihat kondisi cabai dipasaran mulai banyak yang mengering. Mahalnya harga disebabkan beberapa hal, salah satunya akibat pasokan dari petani atau pedagang ke pasar tradisional sangat berkurang.

Menurut Vivi Rubiati pedagang bumbu dapur di pasar baru Kota Probolinggo, saat ini memang belum musim panen cabai. Sedangkan kiriman dari luar kota sering terlambat.

Dengan mahalnya harga cabai rawit ini, banyak pedagang mengurangi jumlah pembelian dari tengkulak, karena kuwatir tidak laku.

Sementara itu menurut Sujiono salah satu pembeli cabai rawit, sebagai pedagang bakso sangat menyayangkan harganya terus naik. Dengan mahalnya harga cabai ini dia akan mengurangi cabai dalam pembuatan sambal.

Harga komoditi lainnya, seperti cabai rawit hijau Rp 35 ribu rupiah per kilogramnya dari sebelumnya Rp 20 ribu, tomat naik menjadi Rp 8 ribu perkilogramnya dari sebelumnya Rp 4 ribu. Cabai besar Rp 40 ribu dari sebelumnya Rp 18 ribu rupiah.  (pul)

Berita Terkait

Ayo Dukung Kementan Mengantisipasi Jatuhnya Harga Cabai di Tengah Pandemi

Harga Cabai Anjlok Drastis, Petani di Tuban Merugi

Harga Cabai Turun Drastis, Petani Banyak Merugi

Harga Cabe Naik, Pedagang Makanan Ikut Mengeluh
Berita Terpopuler
Masalah Ekonomi Menjadi Pemicu Perceraian di Tengah Pandemi
Metropolis  5 jam

Komunitas Pecinta Kopi Bagikan 1000 Gelas Kopi Gratis
Malang Raya  6 jam

Pengunjung dan Pengelolan THM Jalani Rapid Test
Peristiwa  4 jam

Pemkab Bojonegoro Gelar Screaning Swab Tcm
Peristiwa  3 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber