Berita Terbaru :
Positif Corona di Nganjuk Bertambah, Total 8 Orang
Pemkab Ponorogo Siapkan Tempat Isolasi Untuk Pemudik
Siswa SMK di Blitar Produksi 2000 APD Gratis Untuk Tim Medis
Pemanfaatan Gas Metan Hasil Pengolahan Sampah TPA Selopuro
Dua Minggu Tutup Pedagang Konveksi PBM Kembali Buka
Tempat Duduk Bus Harus Diberi Pembatas
DPUTR: Semua Ada di LPSE, Jangan Asal Nuding
Stabilkan Ekonomi Terdampak Covid 19, Pemda Berikan Beras Ke Warga
Sering Dijadikan Tempat Berkumpul, Taman Tajamara Disemprot Disinfectan
Rusunawa Pesantren Jombang Siap Tampung 80 Pemudik
Jelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Dapur Naik
   

Haji Tertua Asal Pasuruan 96 Tahun, Masuk Dalam Kuota Percepatan Lansia
Info Haji  Jum'at, 05-07-2019 | 00:20 wib
Reporter : Abdul Majid
Pasuruan pojokpitu.com, Melaksanakan rukun islam kelima memang kewajiban bagi yang mampu, seperti halnya nenek 10 cucu asal Pasuruan ini yang hampir seabad umurnya, akan berangkat ke tanah suci tahun ini dengan kuota percepatan bagi lansia. Untuk mempersiapkan fisik di tanah suci, sang anak melatihnya di siang hari agar pelaksanaan ibadahnya bisa berjalan lancar.

Nenek Cholifah (96) warga Desa Kranggan Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan, inilah tinggal bersama kedua anaknya dari lima bersaudara.

Cholifah merupakan calon jamaah haji tertua asal Pasuruan, yang akan berangkat pada tanggal 15 Juli nanti dalam kloter 24.

Keinginan sang nenek cukup lama untuk melaksanakan rukun islam kelima ini, setelah kedua saudaranya sudah ibadah haji lebih dulu.

Anak Cholifah haji tertua, Hasan, menejlaskan, pada tahun 2014 lalu sang nenek bersama anak-anaknya mendaftar haji, dengan uang tabungan sang anak-anak serta uang simpanan setelah pensiun berjualan di pasar tradisional, dan mendapatkan daftar tunggu sekitar 13 tahun.

"Dengan adanya percepatan dan penambahan kuota haji dari pemerintah Arab Saudi, di tahun kelima daftar tunggunya turun dan masuk dalam pemberangkatan tahun ini," kata Hasan.

Dengan adanya kabar keberangkatan pada tahun ini, sang nenek cukup senang dan anak-anak mempersiapkan segala kebutuhannya, mulai dari kesehatan, administrasi, dan melatih fisik sang nenek untuk dapat melaksanakan ibadah haji nantinya. (yos)

Berita Terkait

20 Calon Jamaah Haji Bojonegoro Mengundurkan Diri

Kemenag Tunggu Petunjuk Teknis Calon Jamaah Haji Lansia

Evaluasi Imigrasi Terhadap Penambahan Personil Untuk Layanan Haji 2019

Sakit, Tiga Calon Jamaah Haji Batal Berangkat ke Tanah Suci
Berita Terpopuler
Jelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Dapur Naik
Ekonomi Dan Bisnis  10 jam

Stabilkan Ekonomi Terdampak Covid 19, Pemda Berikan Beras Ke Warga
Ekonomi Dan Bisnis  7 jam

Sering Dijadikan Tempat Berkumpul, Taman Tajamara Disemprot Disinfectan
Peristiwa  8 jam

Tempat Duduk Bus Harus Diberi Pembatas
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber