Berita Terbaru :
Warga Protes Dugaan Penggelapan Uang Iuran Makam
Seorang Pelajar Ditangkap Usai Beli Narkoba
Penggunaan Bilik Sterilisasi Tidak Efektif
Jalani Perawatan di Rumah Sakit PDP, Seorang Pegawai Kemenag Kota Mojokerto Meninggal Dunia
Suami Jual Isteri Untuk Layanan Seks Threesome Bertarif Rp 2 Juta
Pemkot Surabaya Dapat Bantuan APD dan Bilik Aseptik Dari Ubaya
Hadang Penyebaran Covid-19 di Perbatasan, Petugas Screening Pengendara
Akibat Virus Corona, PMI Jember Kekurangan Stok Darah
Sidang Kasus Aset Pemkot Malang Digelar Melalui Online
RSJ Lawang Siapkan Ruang Isolasi Bagi ODP Pasien ODGJ
Remisi Corona, 26 Narapidana Lapas Mojokerto Bebas Bersyarat
DAMRI Batasi Operasional Bus Cegah Penyebaran Virus
Antisipasi Virus Corona, 49 Narapidana Pulang Bebas Lebih Cepat
Cegah Virus Corona, 777 Napi di Jatim Dibebaskan
Politisi Senior KH Masykur Hasyim Tutup Usia
   

Penemuan Mayat Bayi di Sungai Lereng Gunung Lawu
Mataraman  Senin, 08-07-2019 | 18:20 wib
Reporter : Herpin Pranoto
Ngawi pojokpitu.com, Aksi kejahiliyahan masih mewarnai kehidupan sosial masyarakat Kabupaten Ngawi, sesosok mayat bayi laki-laki, ditemukan mengambang di salah satu sungai lereng Gunung Lawu. Jasad bayi malang tersebut diduga dibuang oleh orang tuanya setelah aborsi.

Penemuan mayat bayi membuat geger masyarakat Desa Sumberejo Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi. Mayat bayi berjenis kelamin laki-laki, tersangkut dicelah bebatuan, sungai lanang.

Mayat bayi ditemukan oleh Manto, petani setempat, yang sedang  mencuci tangki penyemprot hama miliknya. Mayat tersebut, awalnya dianggap boneka, namun karena ada noda darah kemudian, diperiksa ulang dan diketahui sebagai bayi. Kasus tersebut, kemudian dilaporkan warga setempat dan pihak berwajib.

AKBP Pranatal Hutajulu, Kapolres Ngawi, menjelaskan, polisi yang datang ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara. Di lokasi polisi hanya menemukan kaos, diduga sebagai pembungkus jasad bayi saat dibuang ke sungai lanang.

"Kain itu sudah terpisah dengan jasad bayi. Bayi tersebut diduga digugurkan oleh orangtuanya, saat masih dalam kandungan, dengan usia sekitar 5 hingga 7 bulan," kata AKBP Pranatal Hutajulu.

Kasus penemuan mayat bayi tersebut, kini ditangani oleh Satreskrim Polres Ngawi. Polisi akan memintai keterangan warga di sekitar lokasi, termasuk instansi terkait puskesmas sine.

Polisi mencurigai pelaku pembuang bayi tinggal tak jauh lokasi penemuan. Polisi juga menelusuri, kemungkinan adanya jaringan aborsi ilegal yang berada dibalik kematian bayi tersebut. (yos)

 


Berita Terkait

Kakek Tewas Terapung di Sungai

Pemburu Biawak Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai

Tiga Hari Menghilang, Jenazah Ibu Temu Ditemukan Mengambang di Sungai Desa Temu Prambon

Diduga Sakit, Imam Mushola Membusuk di Dalam Rumah
Berita Terpopuler
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Metropolis  6 jam

5,9 Juta Pelanggan Listrik di Jawa Timur Akan Dapatkan Keringanan Pembayaran
Metropolis  10 jam

Physical Distancing Tutup Jalur Penarukan-Malang Guna Memutus Rantai Penyebaran ...selanjutnya
Malang Raya  7 jam

Pendapatan Makin Menurun, Tukang Becak Makin Terdesak Kebutuhan Hidup
Peristiwa  12 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan

Gencar Tracking, Pasca Dipastikan Positif Covid 19 di Kecamatan Geger
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber