Berita Terbaru :
Perbaiki Atap, Seorang Pekerja Tersengat Listrik
Antisipasi Aksi Borong Waspada Covid 19, Petugas Operasi Pasar
Mengaku Rugi Rp 2,3 Miliar, Arema Fc Akan Berlatih 1 Juni
Tebing Sungai Longsor Setiap Hujan Datang, Warga Kian Resah
Terhambat Status Keadaan Darurat, DPRD Tunda Sidang Pembahasan LPKJ
Hadang Penyebaran Covid 19 Warga Berlakukan Satu Pintu Masuk
Pandemi Covid-19, Gebyar Labuhan Sarangan Ditiadakan
Info Terbaru, Indonesia Datangkan 20 Alat PCR Dari Swiss
Penipuan Masker Melalui Online Senilai Rp 250 Juta, Begini Modusnya
Gubernur Berharap Wabah Covid 19 Segera Berakhir
Begini Pengakuan Pasien Sembuh Corona, Resepnya Makan Banyak
Tentang Meningitis, Penyakit yang Membuat Glenn Fredly Meninggal
Tuhan, Jagain Mas Glenn ya, Aku Sayang Banget Sama Dia
KAI Daop 7 Wajibkan Penumpang Gunakan Masker
Dishub Pamekasan Cek Penumpang Kendaraan Pribadi di Terminal Barang
   

Pasca Penemuan Mayat, Seorang Warga Datangi Polres
Peristiwa  Rabu, 24-07-2019 | 18:01 wib
Reporter : Heru Kuswanto
Ponorogo pojokpitu.com, Sehari pasca adanya penemuan mayat seorang gadis yang dibunuh dan dibuang di jurang Sungai Galok, Kecamatan Sampung, Ponorogo, ada satu warga mendatangi Polres Ponorogo untuk mencari keluarganya yang hilang sejak dua hari lalu. Sementara untuk memastikan kebenaran, polisi masih mengambil sampel darah untuk mencocokkan DNA dengan korban.

Keluarga Tabrani, warga Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan - Kabupaten Ponorogo, langsung mendatangi Mapolres Ponorogo. Mereka mendatangi Polres Ponorogo untuk memastikan apakah korban pembunuhan yang mayatnya dibuang di jurang Sungai Galok, Kecamatan Sampung, Ponorogo, adalah keluarga mereka.
 
Sebab, sejak dua hari lalu, Tabrani memang sudah mencari adiknya yang memiliki ciri - ciri nyaris sama dengan korban pembunuhan yang mayatnya dibuang di sungai yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Parang, Magetan.
 
Dengan ciri berbadan gemuk, mengenakan pakaian yang nyaris sama dengan korban pembunuhan yang dibuang di jurang. Termasuk kesamaan jibab yang dipakai terakhir korban sebelum menghilang dua hari lalu.  
 
Sementara polisi yang mendapat laporan orang hilang dengan ciri - ciri nyaris sama dengan korban pembunuhan yang mayatnya dibuang di jurang Sungai Galok langsung membawa ke rumah sakit. Tak hanya diajak melihat korban, polisi juga mengambil sampel darah yang nantinya akan dicocokan dengan DNA korban pembunuhan.
 
Sementara sampai saat ini, polisi masih belum bisa mengungkap identitas korban pembunuhan yang dibuang di Sungai Galok, Kecamatan Sampung, Selasa kemarin. Selain dibunuh, gadis berusia sekitar 20 tahun ini juga hamil lima hingga enam bulan.(end)

Berita Terkait

Kakek Tewas Terapung di Sungai

Pemburu Biawak Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai

Tiga Hari Menghilang, Jenazah Ibu Temu Ditemukan Mengambang di Sungai Desa Temu Prambon

Diduga Sakit, Imam Mushola Membusuk di Dalam Rumah
Berita Terpopuler
Jelang Puasa dan Dampak Corona, Harga Daging Naik
Ekonomi Dan Bisnis  9 jam

Tebing Sungai Longsor Setiap Hujan Datang, Warga Kian Resah
Peristiwa  1 jam

Aplikasi Ini Tawarkan Gratis Kuota Selama di Rumah Saja
Teknologi  14 jam

FK Unair Sumbang Washable Hazmat ke RSUD dr Soetomo
Metropolis  10 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber