Berita Terbaru :
Pengunjung Dibuat Tidak Saling Berpapasan di Dalam Mall
Jawa Timur Terjunkan Tim Covid 19 Hunter ke Sejumlah Daerah
Begini kata Kejaksaan Ponorogo Terkait Dugaan Korupsi PDAM
Lahir di Masa Pandemi Kelahiran Bayi Singa Putih Membawa Warna Tersendiri
Pandemi Covid-19, Penghobi Aquascape Bojonegoro Meningkat
6 Ribu Lebih Alat Rapid Test Sudah Digunakan Tracing
Mulai Minggu Depan Pelayanan Uji Kir Kembali Dibuka
Pemuda Ini Setubuhi 8 Anak Dibawah Umur, 1 Korban Dipaksa Aborsi
Maling di RSUD Sayidiman Diringkus Polisi
Polwan Polres Lamongan Sosialisasikan New Normal di Beberapa Warkop
Kekurangan Anggaran Pelaksanaan Pilkada Bisa Dicover Dari BTT
   

Innalillahi, 1 Mahaiswa Asal Pamekasan Meninggal Tenggelam di Mesir, 1 Asal Sidoarjo Hilang
Peristiwa  Selasa, 30-07-2019 | 13:22 wib
Reporter : Yoski Adiba
Foto korban Ainur Rahman
Mesir pojokpitu.com, Ainur Ramhan, mahasiswa Al-Azhar, asal Pamekasan meninggal tenggelam di daerah Qonatir, Mesir, pada Senin (29/7). Sementara satu orang lain, Mutawakil Alallah, mahasiswa di kampus Al-Azhar asal Sidoarjo, hingga kini masih belum ditemukan.

Peristiwa bermula saat kedua korban bersama 16 teman-temanya berpergian menuju Qonatir untuk berlibur, pada Senin (27/7), sekitar pukul 10.00 Waktu Kairo.

Mulanya mereka hanya berada di pinggir sungai untuk memancing, bakar-bakar dan ada beberapa yang berenang.

Sekitar pukul 14.30 waktu setempat, Akil, panggilan Mutawakil Alallah bersama tiga rekanya mencoba berenang ke tengah sungai, dan sempat ditegur oleh beberapa orang disekitar kejadian.  Namun, terguran tersebut kemungkinan tidak didengar oleh korban, hingga akhirnya korban terseret arus bawah sungai.

Korban Akil sempat meminta tolong kepada rekanya, Ainur Rohman yang kebetulan bisa berenang kemudian mencoba menolong Akil. Korban Akil sempat dipegang tanganya oleh Ainur.

Namun, karena perbedaan postur, Ainur yang berusaha menolong Arik ke pinggir pantai, ikut terbawa arus sungai yang deras.

Mengetahui kejadian tersebut, rekan korban lainya mencoba meminta bantuan kepada orang-orang disekitar. Sayangnya tidak ada satupun yang bisa berenang.

Tak kehabisan akal, rekan korban lainnya langsung meminta bantuan juga ke polisi dan lagi-lagi, 3 polisi yang ditemui juga tidak bisa berenang.

Akhirnya, petugas kepolisian pun langsung menghubungi Tim Sar, selang 30 menit kemudian tim Sar datang dan langsung mencari korban.

Hasilnya, setelah 5 menit dilakukan pencarian, korban Ainur yang tenggalam kurang lebih 1 jam ditemukan meninggal.

Sementara, korban Akil, hingga berita ini diturunkan masih belum ditemukan, Tim Sar akan kembali melakukan pencarian pada Selasa (30/7) waktu kairo.

Kini, korban Ainur sedang dalam proses pemulangan ke Indonesia.

Berita Terkait

Terpleset Saat Loncat ke Perahu, Nelayan Panarukan Tenggelam

5 Jam Pencarian, Pemuda Penjaring Ikan Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia

Diduga Terpeleset, Seorang Bocah Tewas Tenggelam di Telaga

Asyik Mancing di Sungai, Dua Pemuda Kakak Adik Tewas Tenggelam
Berita Terpopuler
Kekurangan Anggaran Pelaksanaan Pilkada Bisa Dicover Dari BTT
Pilkada  10 jam

Polwan Polres Lamongan Sosialisasikan New Normal di Beberapa Warkop
Peristiwa  9 jam

Pemuda Ini Setubuhi 8 Anak Dibawah Umur, 1 Korban Dipaksa Aborsi
Peristiwa  8 jam

Maling di RSUD Sayidiman Diringkus Polisi
Peristiwa  9 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber