Berita Terbaru :
BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covid-19
   

Kekeringan Kian Memprihatinkan, Warga Rela Berjalan Hingga 2 Km Untuk Mendapatkan Air
Mataraman  Sabtu, 03-08-2019 | 08:30 wib
Reporter : Simon Bagus, Mochammad Herlambang
Trenggalek pojokpitu.com, Kekeringan rutin terjadi setiap tahun di Kabupaten Trenggalek, seperti di Dusun Selorejo, Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh,Kabupaten Trenggalek.

Warga harus berjuang untuk memenuhi kebutuhan pokok tersebut hingga ke kawasan hutan. Salah seorang warga, Patmiyatin mengatakan, pada tahun ini krisis air sudah mulai terjadi sejak tiga bulan terakhir. "Sumur-sumur warga yang ada di masing-masing rumah telah kering dan tidak bisa digunakan," kata Patmiyatin.

Saat ini, warga yang ada di lingkungan sekitar harus mencari pasokan air ke sumur-sumur yang ada di pinggir hutan. Itupun tidak bisa didapat denga mudah.

Warga harus bergiliran dan mengantre selama berjam-jam, selain sumur juga terdapat sumber mata air yang airnyapun sangat sedikit dan harus rela antri hanya untuk mendapatkan air.

"Jarak sumur dan sumber mata air dari perumahan warga sekitar berjarak 1 kilometer sedangkan paling jauh hingga 2 kilometer," ujar Patmiyatin.

Warga sebenarnya sudah berusaha mencari air dengan membuat sumur-sumur bor baru, namun usaha tersebut sia-sia dan tetap mengalami kekeringan pada saat musim kemarau tiba.

Selama mengalami krisis air dalam tiga bulan terakhir, warga juga telah mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek.

"Namun, pasokan bantuan air bersih tersebut tidak rutin setiap hari dan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan seluruh warga," kata Patmiyatuin. (yos)

Berita Terkait

Memasuki Musim Pancaroba, 66 Desa di Trenggalek Masih Alami Kekeringan

Kemarau Berkelanjutan, Sumber PDAM di Pacitan Mengering

Warga Kabupaten Jember Kesulitan Air Bersih

Petani Memecah Batu di Sawah yang Masih Kering
Berita Terpopuler
Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covi...selanjutnya
Life Style  2 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber