Berita Terbaru :
Perayaan Hari Jadi Kota Reog ke-524 Dikemas Sederhana
Empat Pegawai Positif Korona, Puskesmas Wringinanom Ponorogo Ditutup
Gaji 13 ASN Segera Cair
Pemkab Ngawi Bakal Tertibkan Bangunan yang Melebihi Batas
Daftar Sebagai Pemilih Tetap di Kediri, Mas Dhito Berharap Penyelenggara Optimal dan Adil
Begini Pembelajaran Tatap Muka SMA di Era Pandemi
Berduaan di Dalam Kamar Kos, Satu Pasangan Bukan Suami Isteri Terjaring Satpol PP
Diduga Dukun Sihir, Warga Kepulauan Kangayan Dibunuh Diatas Kapal Motor
Satu Nakes Puskesmas Maospati Positif Covid-19
Tim Identifikasi Polres, Kumpulkan Beberapa Barang Bukti
Kota Malang Kembali Catat Rekor Penambahan Pasien Positif Covid-19
Diserang Perguruan Pencak Silat, Warga Memilih Bersembuyi
Viral, Warga Rebut Jenazah Covid
Ratusan Orang Dari Perguruan Pencak Silat, Kembali Serang Warga
Razia Masker, Polisi Amankan Lima KTP dan Hukum Push Up
   

Kue Lumpur Menjadi Ikon Sidoarjo Kota Lumpur
Icip - Icip  Minggu, 04-08-2019 | 08:20 wib
Reporter : Mujianto Primadi
Sidoarjo pojokpitu.com, Jajanan kue tentunya tidak asing lagi bagi pecinta kuliner, sebagai teman bersantai. Di Sidoarjo, terdapat kue lumpur yang sudah belasan tahun tetap eksis diburu pecintanya.

Keberadaan semburan lumpur lapindo di Porong Sodoarjo, menjadi kue lumpur ini dikenal sebagai kue lumpur lapindo. Banyak, dari warga luar kota berburu jajanan ini.

Seperti rumah di kawasan Jalan Hang Tuah Sidoarjo Jawa Timur, yang setiap harinya selalu dipenuhi dan didatangi oleh warga, untuk sekedar membeli hingga merasakan lumpur yang satu ini.

Sejak mulai buka pukul 07.00 Wib pagi, hilir mudik warga datang membeli jajanan kue lumpur lapindo. Bahkan, banyak dari warga sengaja datang lebih awal agar tidak kehabisan kue.

Usaha rumahan milik Lilik ini mulai berdiri sejak 13 tahun lalu. Awalnya, warga hanya mengenal sebagai kue lumpur. Seiring terjadinya bencana alam semburan lumpur lapindo, di Kecamatan Porong Sidoarjo, kue lumpur buatan lilik inipun kemudian dikenal sebagai kue lumpur lapindo.

Bahkan, kue lumpur lapindo ini menjadi salah satu kue lumpur khas sidoarjo. Dari kue ini sendiri dari adonan telur, santan, dan tepung terigu hingga diberi isian rautan kelapa muda.

Cara memasaknya pun unik, dengan menggunakan kompor dan arang dibagian atas, untuk menciptakan matang yang merata di kue lumpur ini.

Kelezatan yang tercipta dari rasa manis yang pas, lembutnya adonan hingga tak ada rasa amis sedikitpun meski berbahan telur, menjadikan kue lumpur lapindo ini memiliki citra rasa khas.

Lilik, pemilik kedai kue lumpur ini, mengaku, seharinya mampu membuat 2000 hingga 6000 kue lumpur, yang dia kerjakan bersama-sama dengan keempat anaknya.

Tak hanya tanpa menggunakan bahan pengawet, Lilik tak mengurangi bahan untuk tetap menjaga cita rasanya sejak 13 tahun lalu, meski harga bahan baku pembuatan kue lumpur setiap tahunnya  naik.
 
Untuk sebungkus kue lumpur original bersisikan 10 kue, anda cukup menebusnya dengan harga Rp 26 ribu saja dan untuk kue lumpur special berisikan rautan kelapa muda, anda cukup membelinya dengan harga Rp 31 ribu saja.

Para pemburu kue lumpur lapindo ini tidak saja dari sekitaran Kota Sidoarjo, namun banyak juga penikmatnya dari berbagai kota besar, seperti Surabaya Gresik, Malang, Jember, yang hanya ingin menikmati sendiri kue lumpur lapindo atau dijadikan oleh-oleh untuk keluarga dan kerabatnya. (yos)


 



Berita Terkait

Kue Lumpur Menjadi Ikon Sidoarjo Kota Lumpur

Kue Lumpur Jajanan Tempo Dulu yang Kini Nge Hits di Tuban

Berkah Ramadhan, Kue Lumpur Bakar Taswadji Makin Laris
Berita Terpopuler
Ratusan Orang Dari Perguruan Pencak Silat, Kembali Serang Warga
Peristiwa  6 jam

Jokowi Teken PP, Pegawai KPK Resmi Jadi ASN
Politik  13 jam

Pemkab Sidoarjo Bagi 15 Ribu Masker Gratis Untuk Penanganan Covid 19
Metropolis  14 jam

Dipicu Bendera, Warga dan Pesilat Terlibat Bentrok
Peristiwa  7 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber