Berita Terbaru :
Maling Motor Kembali Terekam CCTV Minimarket
Kebijakan Baru Pemkot Surabaya, Tidak Gunakan AC
Takut Dengan Suami, Ibu Muda Tega Buang Bayi
Sopir Truk Asal Semarang Ditemukan Meninggal di dalam Truk Saat Parkir di SPBU
Persiapan New Normal, Sekolah Lakukan Simulasi Belajar Mengajar
Forkopimda Wacanakan PSBB Hingga Lockdown Antar Kecamatan
Interplasi Dilakukan Lantaran Rekrutmen Pimpinan Bank Jatim Tak Kunjung Selesai
Dua Warga Blitar Tewas Usai Pesta Miras
Dilaporkan Pencemaran Nama Baik di Polrestabes Surabaya, Uci Flowdea Datangi Polda Jatim
Angka Positif Covid 19 Jatim Tembus 14 Ribu Orang
Evakuasi Jasad Pendaki Lawu, Lewat Jawa Tengah
Warga Suku Tengger Gelar Perayaan Hari Raya Yadnya Kasada
Ngopi Sambil Keliling Kota Dengan Bus Coffe
Satu Desa di Ponorogo Di-Lockdown, Puluhan Warga Diisolasi
Awali Musim Panen Padi, Tradisi Metil Digelar Warga Munggut Madiun
   

Tradisi Ojung Ritual Minta Hujan
Rehat  Selasa, 06-08-2019 | 07:30 wib
Reporter : Ahmad Arif
Lumajang pojokpitu.com, Untuk melestarikan budaya nenek moyang yang hampir punah, warga Desa Wonokerto, Lumajang, menggelar tradisi ojung, atau ketangkasan memukul lawan dengan rotan. Selain melestarikan warisan leluhur, tradisi ini juga bertujuan untuk meminta hujan di musim kemarau ini.

Dengan menggunakan sebuah rotan, peserta yang terdiri dari dua orang pun, saling pukul secara bergantian di salah satu sendang di Desa Wonokerto, Kecamatan Qucialit.

Uniknya, peserta tidak diperkenankan memukul secara sembarangan, namun hanya boleh pada bagian punggung saja. Meski terkena pukulan, namun peserta mengaku tidak sakit, karena hilang dengan sendirinya dengan adanya alunan musik tradisional.

Riyadi, peserta tradisi ojung mengatakan, acara ini sengaja digelar dalam rangka bersih desa atau selamatan desa. Tujuannya tak lain adalah, sebagai simbol rasa syukur atas segala nikmat yang diberikan sang pencipta kepada hambanya. "Selain itu, tradisi ini juga bertujuan sebagai ritual meminta hujan," kata Riyadi.

Meski sudah saling pukul, namun tak ada rasa dendam diantara mereka. Setelah bertanding, mereka pun berjabat tangan dan bersenda gurau. (yos)

Berita Terkait

Musim Tanam Warga Gelar Tradisi Clorot Tangkal Petir

Sambut Tahun Baru, Warga Desa Gelar Tradisi Ojung

Keboan Aliyan, Tradisi Agraris Desa di Banyuwangi Agar Panen Berlimpah

Tradisi Ojung Ritual Minta Hujan
Berita Terpopuler
Evakuasi Jasad Pendaki Lawu, Lewat Jawa Tengah
Peristiwa  4 jam

Satu Desa di Ponorogo Di-Lockdown, Puluhan Warga Diisolasi
Peristiwa  6 jam

Dua Warga Blitar Tewas Usai Pesta Miras
Peristiwa  3 jam

Musim Panen Harga Bawang Merah Anjlok Drastis
Ekonomi Dan Bisnis  14 jam



Cuplikan Berita
Puluhan Peserta UTBK Rapid Test di Lokasi Ujian
Pojok Pitu

Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
Pojok Pitu

Diduga Bawa BBM, Sebuah Mobil Terbakar di Dekat SPBU Keting
Jatim Awan

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber