Berita Terbaru :
Warga Menolak Janazah Cucu Pengikut Aliran Syiah Dikubur di Desanya
Libur Panjang, KAI Prediksi Terjadi Kenaikan Penumpang 15 Persen
Diduga Menyalip Kiri, PNS Tewas Terlindas Truk
DPW PSI Deklarasi Menangkan Machfud Arifin-Mujiaman
Diduga Lakukan Ujaran Kebencian dan Pembohongan Publik, Risma-Irvan Dilaporkan Polda
Libur Panjang, Ratusan Personil Gabungan Disiagakan
Diterjang Angin Kencang, Pohon Angsana Tumbang Dan Tutupi Badan Jalan Pantura
Sering Memangsa Ternak, Ular Sanca Berukuran Besar Ditangkap Warga
Belum Dimanfaatkan, Bangunan Ngawi Food Street Mulai Rusak
Jelang Long Weekend, Dishub Gelar Ramp Check Bus
Mobil PCR Magetan Diusulkan ke Kemenkes Jadi Jejaring Laboratorium
Razia Masker Pengunjung Wisata Alam, yang Bermasker Diberikan Hadiah
Dua Pelaku Pencuri Hewan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Satgas Covid-19 Segera Lakukan Assesment 56 SMP
   

Kepolisian Resor Tulungagung Bongkar Praktik Prostitusi Anak Bawah Umur
Mataraman  Selasa, 06-08-2019 | 16:20 wib
Reporter : Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Kepolisian Resort Tulungagung, membongkar praktik perdagangan manusia, dengan korban anak dibawah umur. Dengan modus dipekerjakan sebagai pelayan warung kopi, korban juga melayani hubungan badan dengan pelanggan. Dalam kasus ini, polisi menetapkan dua tersangka, yakni pemilik warung dan penyedia tenaga kerja.

Sri Lestari warga Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan Kota, Surabaya, yang sehari-hari tinggal dan memiliki usaha warung kopi, di Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo, Trenggalek, terpaksa harus berurusan dengan polisi.

Sri Lestari ditetapkan sebagai tersangka bersama Sri Utami, warga Desa Sumberagung, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, yang sehari-hari tinggal di Desa Tapan, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, atas dugaan praktik perdagangan manusia.

Kompol Ki Ide Bagus Tri , Wakapolres Tulungagung, mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi, terkait adanya transaksi perekrutan anak dibawah umur, yang hendak dipekerjakan sebagai pelayan warung kopi.

Seorang korban yang masih berusia 14 tahun, disuruh tersangka Sri Lestari merekrut orang untuk ikut bekerja di warung kopi miliknya. "Saat menjemput dua calon pekerja yang disediakan oleh tersangka Sri Utamio, yang masing-masing berusia 15 dan 16 tahun itulah, ketiga korban diamankan polisi," kata Kompol Ki Ide Bagus Tri.

Dihadapan penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak, Satreskrim Polres Tulungagung, korban mengaku, selain bekerja menemani minum pengunjung warung, dia juga melayani hubungan seksual.

Transaksi seksual dilakukan di bilik belakang warung, dengan tarif Rp 200 ribu sekali transaksi. Dari uang tersebut, korban mendapat bagian sebesar Rp 150 ribu dan pemilik warung Rp 50 ribu.

Dari tempat kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya uang sebesar Rp 600 ribu, sprei dan bungkus alat kontrasepsi. 

Akibat perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan pasal 2 dan 17 UU RI no 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang, dengan ancaman hukuman minimal 3 tahun penjara dan paling lama lima belas tahun penjara. (yos)

Berita Terkait

Pemkab Rehabilitasi 3 Korban Prostitusi Anak

Polisi Buru Germo Prostitusi Anak di Bawah Umur

Satreskrim Polres Blitar Bongkar Prostitusi Anak Dibawah Umur

Kepolisian Resor Tulungagung Bongkar Praktik Prostitusi Anak Bawah Umur
Berita Terpopuler
Diduga Lakukan Ujaran Kebencian dan Pembohongan Publik, Risma-Irvan Dilaporkan P...selanjutnya
Politik  3 jam

Sering Memangsa Ternak, Ular Sanca Berukuran Besar Ditangkap Warga
Peristiwa  6 jam

Diduga Menyalip Kiri, PNS Tewas Terlindas Truk
Peristiwa  2 jam

Razia Masker Pengunjung Wisata Alam, yang Bermasker Diberikan Hadiah
Malang Raya  11 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber