Berita Terbaru :
Pertama Kalinya, Piaggio MP3 500 HPE Sport Advanced Punya Gigi Mundur
Kemenag Bakal Bangun Kantor Layanan Haji di Arab Saudi
5 Pembalap Korban MotoGP Catalunya
Sepuluh Pilkada Paling Menarik Perhatian
Ini Pesan Mahfud MD untuk Pemuda Muhammadiyah
California Larang Penjualan Mobil Bensin Mulai 2035
Gubernur Jawa Timur Sosialisasi Bermasker di Lumajang
Diduga Bunuh Diri, Artis Cantik Ditemukan Meninggal Dunia
Standar Ganda Pemkot Surabaya: IBL Ditolak, Turnamen Armuji Diberi Izin
   

Air Sungai Bungkuk Tercemar Pencucian Pasir
Mataraman  Kamis, 08-08-2019 | 14:40 wib
Reporter : M.Ramzi
Magetan pojokpitu.com, Belum tuntas persoalan sampah di aliran sungai, kali ini giliran pencucian pasir yang dikeluhkan warga, karena menyebabkan air sungai keruh.

Selain menyebabkan air keruh dan mengganggu pertanian, dampak pencucian pasir tersebut dikhawatirkan bisa menyebabkan sediemntasi pada sungai.

Sejumlah warga dan petani di Desa Bunguk Kecamatan Parang Kabupaten Magetan, mengeluhkan air di sungai dan irigasi yang keruh. Bukan karena banjir bandang, akan tetapi warga mengaku, hal tersebut disebabkan karena ada aktivitas pencucian pasir.

Kondisi air menjadi keruh dengan warna kecokelatan. Padahal air ini biasanya dimanfaatkan warga, untuk mencuci. Bahkan sebagian mandi di aliran sungai yang melewati saluran air dekat pemukiman warga tersebut.

Salah satu warga sekitar, Tukimin, mengaku,biasanya air keruh terjadi pada pagi hari hingga sore. "Sementara pada malam hari air relatif jernih, karena pencucian pasir berhenti beraktifitas," ucapnya.

Selain tidak bisa dimanfaatkan untuk mencuci, air keruh sepanjang sungai bungkuk menuju mategal ini, juga berdampak buruk pada pertanian. "Karena airnya bercampur lumpur pembuangan cucian pasir," kata Tukimin.

Pantauan JTV di lapangan, ada dua lokasi pencucian pasir di hulu sungai bungkuk tersebut. Pihak pengelola, langsung membuang air bekas cucian pasir tersebut ke aliran sungai.

Selain menyebabkan air keruh, pembuangan limbah pencucian pasir ke aliran sungai, dikhawatirkan bisa menyebabkan sidementasi, dan mematikan sumber-sumber air di aliran sungai.

Warga berharap ada tindakan tegas dari desa atau pihak terkait, agar petani dan warga pemanfaat air sungai tidak dirugikan. (yos)

Berita Terkait

Viral Sungai Terdampak Limbah Parbik, Seperti Salju Turun Dari Langit

Air Sungai Bungkuk Tercemar Pencucian Pasir

Air Sungai Gandong Tercemar Limbah Kulit
Berita Terpopuler
Standar Ganda Pemkot Surabaya: IBL Ditolak, Turnamen Armuji Diberi Izin
Sepak Bola  9 jam

Diduga Bunuh Diri, Artis Cantik Ditemukan Meninggal Dunia
Infotainment  8 jam

Gubernur Jawa Timur Sosialisasi Bermasker di Lumajang
Peristiwa  6 jam

Sepuluh Pilkada Paling Menarik Perhatian
Pilkada  3 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber