Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Tradisi Perang Nasi Untu Rayakan Panen Raya
Sabtu, 10-08-2019 | 13:00 wib
Oleh : Herpin Pranoto
Ngawi pojokpitu.com, Ratusan warga salah satu desa di Kabupaten Ngawi, menggelar tradisi perang nasi, untuk merayakan panen raya padi. Mereka saling melempar nasi bungkus, setelah melaksanakan kenduri di punden desanya.

Tradisi perang nasi digelar di punden desa Pelang Lor Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi. Setelah menggelar kenduri, ratusan warga saling berebut nasi bungkus.

Mereka kemudian saling melempar nasi bungkus, untuk merayakan kegembiraan. Tradisi perang nasi, menarik banyak pengunjung , dari masyarakat sekitar maupun dari luar daerah.

Hariana, Kepala Desa Pelang Lor, menuturkan, tradisi perang nasi merupakan bagian dari tradisi perayaan panen raya dan bersih desa. Aktivitas ini, bentuk rasa syukur kepada tuhan yang maha esa, atas keberadaan mata air di desanya.

"Berbeda dari zaman nenek moyang, para pemuda kemudian menambahkan kegiatan, saling lempar nasi bungkus untuk meramaikan," kata Hariana.

Sebelum diperebutkan dan digunakan saling lempar, warga dan pengunjung,  diperbolehkan membawa pulang dan makan sepuasnya. Nasi bungkus tersebut, merupakan sumbangan dari warga yang dibawa dari rumahnya.

Setelah perang nasi selesai, warga kemudian mengumpulkan nasi yang berceceran untuk digunakan sebagai pakan ternak. Sisa makanan yang bercampur tanah, dianggap warga merupakan sedekah kepada  binatang yang ada di kawasan hutan. (yos)

Berita Terkait


Tradisi Perang Nasi Untu Rayakan Panen Raya

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber