Berita Terbaru :
Sabun Empon Empon Antibiotik Alami Yang Wangi
24 Pengedar dan Kurir Narkoba Diringkus Polisi
Modus Kenalan di Warung Kopi, Pinjam Motor Alasan Jemput Malah Amblas
Polisi Ringkus Pencuri Brangkas Dan Mobil Box Perusahaan
Siswa SMP Daur Ulang Minyak Jelantah Menjadi Sabun
Smart Green House Polije Destinasi Baru Wisata Edukasi
Sepi Kerjaan, Pegawai Bengkel Nekat Nyabu
   

Harga Cabai 85 Ribu, Olahan Sambal Jenggelek Khas Kota Probolinggo Tembus Mancanegara
Ekonomi Dan Bisnis  Rabu, 14-08-2019 | 01:15 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Ditengah harga cabai rawit mencapai Rp 85 sampai Rp 100 ribu per kilo gramnya, tidak menyurutkan usaha kecil olahan sambal di Kota Probolinggo, Jawa Timur.

Terbukti, pada perayaan hari kemerdekaan RI ke 74 ini mendapat order sebanyak 4500 pices sambal olahan ikan jenggelek dari pemerintah provinsi Jawa Timur. Bahkan sambal olahan ini juga tembus pasar mancanegara.

Seperti usaha sambal olahan usaha kecil menengah milik Feni Nuraini, warga Jalan Kartini, Kelurahan Sukabumi, Kota Probolinggo, lantas gulung tikar.

Terbukti usahanya mampu bertahan, pada hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 74, mendapat order dari pemerintah provinsi Jawa Timur, yaitu untuk goody bag pada saat penurunan bendera upacara 17 Agustus.

Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 4500 pices harus disiapkan. Dengan banyaknya jumlah mambuat UKM yang dirintis sejak setahun lalu ini harus bekerja sama dengan ukm lain.

Bahan baku yang harus disediakan, mulai dari 6 kwintal olahan cabai rawit, cabai besar dan bawang merah. Bahan baku ini dibersihkan, hingga diolah menjadi sambal.

Mepetnya waktu produksi, membuat feni harus mengerahkan ibu-ibu kampung untuk membantu proses hingga menjadi sambal jadi.

Menurut Feni Nuraini, selai mendapat order dari pemprov jatim, sambal olahannya juga mencapai pasar mancanegara, Malaysia dan Singapura.

Sementara itu menurut Erlinus Slova, Ketua Koordinasi Asosiasi Makanan Minuman Jawa Timur, sampai sejauh ini ukm dibawah binaannya masih konsisten memproduksi, baik usaha makanan maupun minuman.

Pengusaha mamin, khususnya pengusaha olahan sambal berharap, agar harga cabai kembali normal, agar tingginya biaya produksi bisa ditekan seminim mungkin. (yos)

Berita Terkait

Masuk Musim Panen, Kualitas Cabai Menurun

Harga Cabai Murah, Petani Rugi Jutaan Rupiah

Dampak Korona Harga Cabe Mengalami Kenaikan

Harga Cabai Meroket Tembus Rp 80.000 Perkilogram
Berita Terpopuler
Sepi Kerjaan, Pegawai Bengkel Nekat Nyabu
Metropolis  6 jam

Smart Green House Polije Destinasi Baru Wisata Edukasi
Mlaku - Mlaku  5 jam

24 Pengedar dan Kurir Narkoba Diringkus Polisi
Peristiwa  1 jam

Polisi Ringkus Pencuri Brangkas Dan Mobil Box Perusahaan
Peristiwa  3 jam



Cuplikan Berita
Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Gudang Mebel dan Dua Rumah Hangus Terbakar
Pojok Pitu

Ratusan Driver Online Unjuk Rasa dan Sweping Rekan
Jatim Awan

KPU Surabaya Segera Publikasikan DPS Pada Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber