Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Teknologi 

Tidak mau bergantung pada energi listrik, warga desa di Kabupaten Probolinggo memanfaatkan kotoran sapi menjadi biogas. Selain sebagai pengganti energi listrik, biogas juga dimanfaatkan untuk kebutuhan memasak. Foto Farid Fahlevi
Biogas Dari Kotoran Ternak Jadi Alat Penerangan dan Kompor
Kamis, 15-08-2019 | 04:04 wib
Oleh : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Banyak sapi di Desa Krejengan Kecamatan Krejengan Kabupaten Probolinggo, dimanfaatkan warga untuk tidak tergantung pada energi listrik dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Kotoran sapi dikembangkan menjadi biogas, sebagai pengganti energi listrik. Dengan sistem komunal yang sederhana, kotoran sapi milik warga disulap menjadi energi biogas. Caranya, kotoran sapi dikumpulkan dengan dicampur air.

Untuk menghasilkan biogas, warga membuat tabung sebagai tandon kotoran sapi. Ditambah tabung untuk menampung gas, yang disalurkan melalui pipa. Semakin banyak kotoran sapi yang dimasukkan ke dalam tabung, semakin banyak pula biogas yang dihasilkan.

Dengan bigoas, warga tak membutuhkan energi listrik untuk memanfaatkan lampu rumah, setrika, televisi, dan kebutuhan rumah tangga yang lain. Selain itu, buogas digunakan warga untuk memasak, sebagai pengganti LPG.

Siti Ulliya salah satu warga mengaku pemakaian biogas bisa menekan anggaran belanja. "Sebelumnya, dalam satu bulan satu kepala keluarga menghabiskan uang Rp 500 ribu untuk pembayaran listrik dan pembelian gas LPG," kata Siti.

Tak hanya biogas, warga juga memanfaatkan solar cell, sebagai energi listrik alternatif. Solar cell ini digunakan terutama untuk kebutuhan penerangan lampu jalan dan penerangan di sejumlah fasilitas umum.

Sementara itu menurut Nurul Huda, Kepala Desa Krejengan, pemanfaatan biogas dan solar cell telah berjalan sejak satu bulan terakhir. Selain memangkas pengeluaran, kreatifitas ini dapat menyelamatkan pemukiman dari pencemaran lingkungan.

"Jadi jangan heran, disaat warga desa lain kebingungan karena listrik mati dan harga LPG naik, warga kami justru tak terpengaruh," kata Nurul Huda. (pul)

Berita Terkait


Biogas Dari Kotoran Ternak Jadi Alat Penerangan dan Kompor

Inilah Hasil Olahan Sampah RT Menjadi Biogas

Manfaatkan Biogas dari Limbah Kotoran Sapi

Listrik Malah, Manfaatkan Biogas dari Limbah Kotoran Sapi


Listrik Malah, Manfaatkan Biogas dari Limbah Kotoran Sapi

Peternak Sapi Pujon Jadikan Biogas Energi Alternatif

Warga Tinggalkan LPG Beralih Ke Biogas

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber